Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ketika Videotron Menjamur di Ruang Terbuka(4): Klungkung dan Jembrana Non Komersial

Hari Puspita • Senin, 1 Mei 2023 | 04:05 WIB
NON KOMERSIAL: Satu-satunya videotron di Klungkung milik pemerintah dibangun mengarah ke monumen Ida Dewa Agung Jambe.(dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
NON KOMERSIAL: Satu-satunya videotron di Klungkung milik pemerintah dibangun mengarah ke monumen Ida Dewa Agung Jambe.(dewa ayu pitri arisanti/radar bali)
SEJUMLAH daerah di Bali dihiasi videotron, tidak terkecuali Kabupaten Klungkung. Kabupaten terkecil di Bali ini memiliki satu videotron yang ditempatkan di depan Kantor Bupati Klungkung mengarah ke tempat umum atau sisi barat Monumen Ida Dewa Agung Jambe.

Photo
Photo


Videotron yang pengadaannya pada tahun 2016 dengan anggaran bersumber dari APBD Klungkung sebesar Rp 523.063.000 itu memiliki ukuran 2 x 4 meter. Pengadaan videotron dengan anggaran yang tidak sedikit itu bertujuan untuk memudahkan menyebarluaskan informasi pemerintah pusat dan daerah.

“Tujuan pemasangan videotron untuk mendesiminasikan informasi pembangunan Pemerintah pusat dan daerah, tidak bersifat komersial,” terang Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Klungkung, I Wayan Parna.

Tidak heran bila videotron yang menyala 24 jam tersebut menayangkan konten atau video pemerintah daerah yang di buat oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Klungkung dan Diskominfo Klungkung selama ini. “Tayangan yang ada di videotron adalah konten-konten atau video informasi pemerintah, baik pusat maupun daerah,” jelasnya.

Meski anggaran pengadaannya tidak sedikit dengan perawatan dua kali setahun, videotron ternyata tidak untuk disewakan. Bahkan menurutnya tidak bisa disewakan. Itu sebabnya tidak ada pendapatan yang masuk ke pemerintah daerah atau keberadaan videotron di tengah pusat Kota Semarapura itu.

“Perencanaan untuk penambahan (videotron) melihat kondisi APBD,” tandasnya.

Di Kabupaten Jembrana, ada satu videotron terpasang di simpang Sudirman. Tidak jauh dari Civic Center, pusat Pemerintahan Kabupaten Jembrana.

Lokasinya, tepat di pojok simpang empat Jalan Sudirman-Jalur Denpasar-Gilimanuk, Kota Negara.

Videotron berukuran sekitar 4 x 6 meter sudah terpasang sekitar 6 tahun lalu. “Sudah lama terpasang, sekarang tinggal perawatan,” ujar Kapala Dinas Komunikasi dan Informatika Jembrana I Ketut Eko Susilo Artha Permana.

Videotron tersebut selama ini digunakan untuk media menyebarkan informasi program pemerintah agar diketahui masyarakat. Tidak hanya program kegiatan pemerintah kabupaten

Jembrana, instansi lain juga bisa memasang di videotron. Seperti kegiatan Polres Jembrana, Kodim Jembrana dan kegiatan lain tanpa biaya. “Semua instansi bisa memanfaatkan, kalau ada video yang perlu dipasang pada videotron tinggal mengajukan dan bawa materinya,” ujarnya.

Video yang ditayangkan pada videotron, merupakan hasil dari prodiksi video Dinas Kominfo Jembrana maupun bagian humas pemkab Jembrana. “Sesuai tujuannya, videotron untuk media menyebarkan informasi pemerintah,” ujarnya.

Video tidak hanya kegiatan pemerintah, terutama kegiatan bupati dan wakil bupati. Bahkan sering menayangkan harga kebutuhan pokok terbaru sehingga masyarakat bisa melihat langsung.

Karena dinilai efektif, tahun anggaran 2023 ini kembali mengadakan satu unit videotron. Tetapi bukan videotron permanen yang sudah terpasang, melainkan portabel agar bisa dipindah kemana saja. Videotron portabel berukuran 2 x 3 meter tersebut dinilai lebih efektif jika ada kegiatan di tempat yang memasang video. (dewa ayu pitri/m. basir/editor :ib indra prasetia/radar bali)

  Editor : Hari Puspita
#videotron di Bali #videotron menjamur #papan iklan elektronik #videotron