Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ragam Jurus Tim Sukses Menangkan Pilpres di Bali (4): Koalisi Prabowo-Gibran Optimistis, PDIP Gigih Bergerilya

Zulfika Rahman • Senin, 12 Februari 2024 | 04:30 WIB

 

BERADU  APK : Baliho parpol dan caleg di Jembrana di masa kampanye. (dok.radar bali)
BERADU APK : Baliho parpol dan caleg di Jembrana di masa kampanye. (dok.radar bali)

KETUA DPD II Golkar Kabupaten Badung, I Wayan Suyasa menyatakan optimistis paslon Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka bisa mendapatkan 40 persen suara di Gumi Keris.

“Prediksi saya di antara maksimal 60:40 perbandingan, khusus bicara Badung. Kalau mereka tidak orientasinya menekan dengan memberikan bantuan menjelang pemilu, saya kira hasilnya akan tidak signifikan antara menang dan kalah,” tuturnya.

Optimisme ini ditunjukkan dengan pergerakan dari semua gabungan parpol penggusung Prabowo-Gibran yang turun ke lapangan. Selain itu, caleg Golkar di Badung rutin sosialisasi ke masing-masing wilayahnya. Ia juga tak menampik pengaruh Jokowi efek dalam mendulang suara paslon 02.

“Kalau secara nasional, saya yakin menang satu putaran. Saya yakin juga Pak Jokowi arahnya ke Prabowo-Gibran, karena Prabowo-Gibran juga ingin melanjutkan program-program yang belum terselesaikan,” sambungnya.

Kendati demikian, diakuinya masyarakat masih ada yang memilih dengan berdasarkan pada arahan dari pemimpin lokal. Apalagi orientasinya ada bantuan yang cukup besar yang dimanfaatkan untuk kepentingan politik sesaat. Seperti hibah, bansos, dan BKK yang dikeluarkan jelang pemilu.

“Itu yang menyebabkan kami agak kesulitan memberikan suatu proses pembelajaran politik kepada masyarakat,” jelasnya. Wakil Ketua DPRD Badung ini menambahkan, dengan jumlah 1.485 TPS di Badung, dari Partai Golkar sendiri menyiapkan 3 ribuan saksi.

Di Karangasem, Ketua Tim Pemenangan Ganjar-Mahfud diamanatkan kepada I Nyoman Oka Antara. Kata dia, untuk target suara, dari partai menargetkan kemenangan 96 persen. “Tapi setelah kami turun ke bawah, sepertinya kami bisa meraih suara 80 persen untuk kemenangan Ganjar-Mahfud,” kata Oka.

Keyakinan tersebut dipengaruhi beberapa faktor. Selain dari hasil turun lapangan yang dilakukan selama ini, hasil survei juga menjadi tolok ukur. “Termasuk raihan kursi di kabupaten dan provinsi. Kami juga sudah melakukan sensus per TPS,” jelasnya.

Pihaknya meminta kader turun langsung ke masyarakat. Mulai dari mengenalkan sosok Ganjar-Mahfud dan program-programnya. Kader PDIP Karangasem yang juga caleg provinsi ini mengaku optimistis bisa meraih kemenangan di Karangasem. Meski tidak ada target khusus bagi kader terlebih yang memiliki jabatan seperti dewan hingga kepala daerah, namun tetap ada sanksi ketika dinyatakan kalah di TPS masing-masing.

“Kalau mementingkan diri sendiri ya, gampang. Yang jelas, raihan suara caleg harus linier dengan raihan suara pilpres,” ucap Oka Antara.

Disinggung soal Jokowi efek, untuk di Karangasem sendiri, Oka Antara memastikan tidak memberi pengaruh apapun. Dulu saat Jokowi bertarung di pilpres dan menang, karena kader yang bekerja. “Suara di bawah kan kami yang mengendalikan. Kalau dulu bilang Jokowi jelek, semua nggak milih Jokowi. Kami berkerja tidak memikirkan itu,” paparnya.

Pihaknya berharap, kader banteng di Karangasem tetap solid hingga penghitungan suara selesai. Saling menjaga konstituen di bawah.

Begitu juga penyelenggara pemilu, perangkat pemilu untuk menjalankan tugas dengan baik sesuai aturan. “Jangan main-main. Karena sepengalaman saya saat maju menjadi caleg provinsi, permainan suara yang paling riskan terjadi saat pleno di kecamatan. Tapi kami berharap tidak ada seperti itu,” tandasnya. (made ari rismaya dewi/zulfika rahman/editor: maulana sandijaya)

 

Editor : Hari Puspita
#capres-cawapes 2024 #pemilu 2024 #capres 2024 #bali