Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ini Penyebab Tembok Runtuh yang Tewaskan Buruh Bangunan di Denpasar

Yoyo Raharyo • Rabu, 11 Agustus 2021 | 00:15 WIB
ini-penyebab-tembok-runtuh-yang-tewaskan-buruh-bangunan-di-denpasar
ini-penyebab-tembok-runtuh-yang-tewaskan-buruh-bangunan-di-denpasar

DENPASAR  - Almid Dwi Prasetyo, seorang buruh bangunan tewas mengenaskan setelah tertimpa runtuhan tembok di Jalan Gunung Agung Gang Carik Nomor 9A Denpasar, Senin (9/8/2021) sekitar pukul 16.00 WITA.




Kasubag Humas Polres Badung, Iptu Ketut Sukadi, Selasa (10/8/2021) menjelaskan, kejadian itu berlangsung cepat. Saat itu, Almid sedang membongkar tembok bangunan kamar tidur. Namun, tiba-tiba tembok dari atas jatuh dan menimpa korban.


 


“Korban terjepit tembok tersebut,” kata Sukadi. 


 


Sukadi menerangkan, dari olah TKP yang dilakukan petugas, dugaan sementara, tembok itu runtuh karena struktur tembok yang sudah rapuh. 


 


“Struktur tembok tidak bagus sehingga roboh pada saat dibongkar dan menimpa korban,” jelas Sukadi.


 


Tidak itu saja, saat melakukan pekerjaan ini, korban juga tidak dilengkapi dengan perangkat keselamatan kerja. Di antaranya korban tidak mengenakan helm maupun antisipasi bila tembok roboh dan menimpa korban.


 


Usai tembok runtuh dan menimpa Almid, rekan kerjanya langsung memberi tahu mandor bernama Imam, 39. Kejadian itu pun dilaporkan ke pihak BPBD Kota Denpasar meminta pertolongan.


 


BPBD Kota Denpasar yang datang pun segera mengevakuasi korban yang terjepit reruntuhan tembok.  Saat dievakuasi, korban ternyata sudah tewas.


 


Atas kejadian itu, lanjut Sukadi, jenazah korban yang tinggal di Sibang Kaja, Mengwi, Badung itu dibawa ke RSUP Sanglah Denpasar.

Editor : Yoyo Raharyo
#tewas mengenaskan