Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan Wafat, Begini Riwayat Sakit dan Pesannya

M.Ridwan • Selasa, 21 Februari 2023 | 23:00 WIB
PERSIAPAN PELEBON: Pelebon Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan akan dilaksanakan pada 23 Juni 2023
PERSIAPAN PELEBON: Pelebon Raja Denpasar IX Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan akan dilaksanakan pada 23 Juni 2023
DENPASAR,radarbali.id - Raja Denpasar IX, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan meninggaldunia,79, Sabtu (18/2/2022) pukul 00.00 setelah satu bulan dirawat di RS Prof Ngoerah. Suasana di kediamannya Puri Agung Denpasar, Jalan Veteran, Denpasar sudah dipenuhi karangan bunga, kemarin (20/2). Diantaranya ucapan belasungkawa dari Ketua DPD RI, La Nyalla Mattalitti dan Anggota DPR RI Dapil Bali Gde Sumarjaya Linggih (Demer). Prosesi selanjutnya belum ditentukan jadwal palebon karena menunggu hasil rapat dari ida sulinggih.
Karier mendiang sempat menjadi pegawai negeri sipil di Pemerintah Provinsi Bali. Almarhum juga pernah menjabat Ketua Dewan Pimpinan Pusat Bakti Negara, dan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) serta anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali. Dalam kiprahnya di pemerintahan, Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan menggagas pendirian sebuah monumen perjuangan Cokorda Agung Tresna yang terletak di persimpangan jalan Gatot Subroto dan jalan Nangka dan menggagas nama jalan Cokorda Agung Tresne di Renon.

Putra sulung alrmahum, Anak Agung Ngurah Agung Wira Bima Wikrama saat ditemui, kemarin menerangkan almarhum selama ini mengidap liver. Jenazah dipulangkan dari rumah sakiti, Minggu (19/2) pukul 09.30 langsung dilakukan penyiraman (pembersihan) jenazah oleh kerabat puri . Turah Bima-begitu sapaanya- menuturkan harapan mendiang, generasi yang menjaga puri sebagai tempat pelestarian seni dan kebudayaan Bali.
“Bagi budaya Bali maupun umum tidak tergerus zaman. Apa yang sudah ada budaya Bali
dapat dipertahankan khususnya budaya di puri. Upacara turun-temurun tetap dilestarikan,”
ujarnya.
Mendiang dilantik jadi Raja Denpasar setelah ayahanda beliau wafat. Almarhum dinobatkan
menjadi Raja Denpasar IX dengan gelar (abiseka ratu) Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan,
pada tahun 2005. Sebagai raja, mendiang bertugas mengayomi seluruh keluarga besar
Pasemetonan Ageng Puri Agung Denpasar. Siapa saja? Keluarga Puri Denpasar, puri-puri
yang telah medal (keluar), Dinasti Jambe dan ada Dinasti Tegeh Kuri yang merupakan
leluhurnya. “ Dinasti Denpasar, ada Puri Denpasar ada Pemecutan kenapa bergelar Jambe
Pemecutan,” terangnya.
Raja Denpasar IX adalah cicit dari pahlawan nasional I Gusti Ngurah Made Agung yang
dijadikan nama Lapangan Puputan Denpasar. Kota Denpasar tidak bisa lepas dari sejarah Puri
Agung Denpasar. Usia puri sama dengan usia Kota Denpasar 235 tahun.
“Dedunonan (jadwal) karya nanti hasilnya dari paruman sulinggih diadakan melihat kondisi
sulingih puri karena kami belum ngatur ke griya lainnya. Termasuk Ida Peranda Nabe yang
mengangkat beliau menjadi abiseka ratu. Mereka yang menentukan karya (upacara) seperti
apa. Beliau (almarhum) bukan hanya milik keluarga puri Denpasar tetapi juga ada puri lain, ada 25 puri. Belum lagi jero-jero yang ada di Denpasar,” terangnya.
Puri Agung Denpasar adalah keraton peninggalan raja-raja Bali khususnya di daerah Bali
selatan. Puri Agung Denpasar didirkan I Gusti Ngurah Made Pemecutan sebagai Raja
Denpasar Pertama dan pembangunannya selesai pada tahun 1788. Sebelumnya beliau

memindahkan pusat pemerintahan Kerajaan Badung dari Puri Jambe Kesatria. Selanjutnya
pusat pemerintahan Kerajaan Badung berada di Puri Agung Denpasar sampai akhirnya
Pasukan Belanda mengalahkan Kerajaan Badung melalui Perang Puputan Badung tahun 1906. (feb/rid) Editor : M.Ridwan
#sakit liver #Ida Cokorda Ngurah Jambe Pemecutan #ingin puri sebagai tempat budaya #banyak pejabat belasungkawa #Raja Denpasar IX