Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polresta Denpasar I Ketut Sukadi mengatakan, berdasarkan keterqngan sejumlah saksi, api diketahui berasal dari dapur. Kepada anggota di lapangan, Heri Muliono, 66, mengatakan kejadian sekitar pukul 10.15. "Saat kejadian, dia berada di proyek milik anaknya (Depan TKP)," peper AKP Sukadi, Kims 18 Mei 2023.
Melihat ada api dari arah TKP, pemilik bedeng ini berteriak histeris minta tolong. Dia beserta buruh proyek turun berupaya memadamkan api dengan alat seadanya. "Sayang, api dengan cepat membesar, saat itu saksi beserta warga sekitar berusaha menyelamatkan kendaraan yang ada di sekitar TKP," bebernyanya, Kamis 18 Mei 2023.
Upaya ini sia-sia. Oleh sebab itu, sejumlah barang berharga beserta bedeng hangus terbakar. Warga sempat menghubungi petugas pemadaman dan tidak berselang lama pemadam tiba di TKP, untuk melakukan upaya pemadaman. "Buruh yang tinggal disana sebanyak 8 orang. Santoso, Herwin, Sulin, Kundirin, Yuli, Didik, Uhe, dan Devi," kisahnya.
Adapun yang terbakar adalah, bangunan bedeng beserta barang-barang yang ada didalamnya. "Ada juga dua unit sepeda motor. Honda Supra Fit warna Hitam. Dam Honda CB warna Orange," tuturnya sembari mengatakan, api dapat dipadamkan dengan melibatkan 4 Unit mobil PMK.
Masing-masing 2 Unit mobil PMK Kab. Badung dan 2 Unit mobil PMK Kota Denpasar. Dugaan sementara kebakaran disebabkan karena korsleting arus listrik di dapur. "Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam musibah kebakaran tersebut. Pemilik bangunan bedeng belum bisa menentukan jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut," tutupnya. (dre/rid) Editor : M.Ridwan