Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bahaya Kepulan Asap, Dinas Kesehatan Kota Denpasar Buka Pos Kesehatan Bagi Pasukan Hijau di TPA Suwung

Ni Kadek Novi Febriani • Jumat, 3 November 2023 | 12:35 WIB
Suasana pelayanan di pos kesehatan yang didirikan Pemkot Denpasar di area TPA Suwung dan pengungsian
Suasana pelayanan di pos kesehatan yang didirikan Pemkot Denpasar di area TPA Suwung dan pengungsian
 
DENPASAR, radarbali.id - Kepulan asap dari gundukan sampah di TPA Suwung masih berlangsung. Dinas Kesehatan Kota Denpasar membuka pos kesehatan di dua lokasi, yaitu TPA Suwung dan tempat pengungsian di Kelurahan Serangan, pada Rabu (1/11). 
 
Posko ini sebagai upaya penanggulangan dampak kesehatan akibat kebakaran di TPA Suwung, 
 
Pos kesehatan di TPA Suwung  dibuka selama 24 jam, yang terbagi ke dalam tiga shift penjagaan.  Sedangkan di tempat pengungsian Kelurahan Serangan dibuka dua sif, yakni pagi dan sore hari.
 
Petugas medis yang terlibat di pos-pos kesehatan itu adalah berasal dari puskesmas se-Kota Denpasar,  RSUD Wangaya, PMI, BPBD dan bantuan dari klinik Kimia Farma yang sebelumnya telah dibuka selama 4 hari sejak kejadian bencana kebakaran di TPA Suwung. 
 
Baca Juga: Jaga Netralitas politik, Semua Atribut Politik Diturunkan, Maryarakat Diminta Tak Terprovokasi Isu
 
Kegiatan pemeriksaan kesehatan kepada petugas di TPA Suwung melibatkan 4 orang dokter yg terdiri dari 3 orang dokter umum dan 1 orang dokter spesialis paru dengan dibantu oleh tenaga paramedis. 
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr. A.A. Ayu Candrawati saat dihubungi mengatakan, kasus yang banyak dikeluhkan akibat dampak dari kebakaran itu meliputi batuk, pilek, sesak, mual, dan juga diare. 
 
"Tadi pagi sdh dilaksanakan pemeriksaan kesehatan massal kepada petugas di TPA Suwung, dan kasus yang banyak dikeluhkan adalah batuk, pilek, sesak , mual, dan juga diare," ungkapnya. 
 
Baca Juga: Menolak Perasaan Temanya dan di Ejek Gay, Bryan Diseret ke Pengadilan Terancam Penjara Seumur Hidup
 
dr. Candra menambahkan, dari hasil kegiatan pemeriksaan kesehatan kepada 50 orang petugas di lokasi,  tindakan medis telah diberikan berupa pemeriksaan tensi dan pemberian obat sesuai indikasi penyakit. 
 
"Pos kesehatan ini tetap akan dibuka sampai tanggal 8 November 2023 sesuai dengan adanya surat pernyataan tanggap darurat," tutup dr. Candra.***
Editor : M.Ridwan
#posko kesehatan #tpa suwung #pengungsian #radarbali