Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Semprot Eco Enzyme Menjaga untuk Kebersihan Udara Kota

Hari Puspita • Sabtu, 6 Januari 2024 | 19:05 WIB
GELAR PENYEMPROTAN : Komunitas peduli lingkungan melakukan penyemprotan  eco enzyme . (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)
GELAR PENYEMPROTAN : Komunitas peduli lingkungan melakukan penyemprotan eco enzyme . (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)

DENPASARRadar Bali.id-  Dalam menetralisasikan udara di Denpasar, Wali Kota Denpasar bersama komunitas peduli lingkungan melakukan penyemprotan eco enzyme di seluruh wilayah Kota Denpasar yang mengambil start di Areal Parkir Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Jumat (4/1/2024). Penyemprotan eco enzyme adalah disinfektan alami.

Sebanyak delapan armada truk tangki dari Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan, serta dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Denpasar turut dikerahkan. Penyemprotan  dilakukan udara untuk  menjaga kebersihan udara di Kota Denpasar. 

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara berharap mendapatkan dampak baik bagi lingkungan, terutama dalam menetralisir polusi udara di Kota Denpasar. 

Sementara itu, dari pihak perwakilan Komunitas Eco Enzyme Nusantara, Udi Prayudi, dalam keterangannya  menyampaikan bahwa  pelaksanaan penyemprotan cairan eco enzyme di Kota Denpasar dilaksanakan dalam rangka memperingati hari lahir Eco Enzyme pada tanggal 4 januari 2024.

"Penyemprotan ini juga diharapkan untuk menetralisir polusi udara yang dihasilkan kembang api dan aktivitas kendaraan yang meningkat saat perayaan Tahun Baru" ujarnya. 

 Baca Juga: Sebanyak 120 Ton Eco Enzyme Dituang di Danau Batur, Air Kembali Jadi Jernih

Lebih lanjut dijelaskan  Eco Enzyme merupakan produk metabolit sekunder yang merupakan sabun udara. Produk ini dihasilkan oleh mikroba anerob serta mengandung senyawa radikal hidroksil (OH radikal) dan ion hirdoksil (OH-). 

 

"Setelah disemprotkan ke udara senyawa ini akan bereaksi terhadap polutan sehingga menghasilkan produk akhir berupa oksigen (O2)," ujarnya

 

Oksigen inilah yang nantinya bertindak sebagai prekursor pembentukan ozon.

Udi Prayudi berharap kegiatan ini dapat memberi manfaat yang baik  Selain itu bisa membantu mengurangi beban alam dengan pengelolaan sampah berbasis. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#denpasar #eco enzyme #lingkungan