Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Masalah Hulu ke Hilir, Susur Mangrove di Kawasan Tahura Denpasar Kumpulkan Sampah 1,4 Ton

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Sabtu, 23 Maret 2024 | 19:27 WIB

 

BERSIHKAN SAMPAH: Dinas Perikanan dan Ketahanan pangan saat Kegiatan mengentas sampah di kawasan hutan Mangrove di Tahura Denpasar
BERSIHKAN SAMPAH: Dinas Perikanan dan Ketahanan pangan saat Kegiatan mengentas sampah di kawasan hutan Mangrove di Tahura Denpasar
 
DENPASAR, radarbali.id  - Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar melalui Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan menyelenggarakan giat susur mangrove di kawasan Hutan Mangrove Tahura Ngurah Rai Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan, kemarin (22/4).
 
Kepala Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Kota Denpasar, Ida Bagus Mayun Suryawangsa memaparkan lomba susur mangrove melibatkan 200 peserta yang terdiri dari anak-anak sekolah, karang taruna, mahasiswa pencinta alam, hingga komunitas lingkungan.
 
"Kita ingin memberikan edukasi kepada masyarakat, mulai dari anak-anak sekolah dan masyarakat umum, untuk mengikuti kegiatan susur mangrove dalam rangka bersih-bersih sampah di sekitar mangrove. Utamanya sampah plastik," ujarnya.
 
Baca Juga: Waw! Jelang Pilkada Dana Banpol Cair Lagi Dua Kali, Periode Lama dan Baru, Cek Parpol Terbanyak Digelontor!
 
Pasalnya, 80 persen sampah plastik diyakini berasal dari daratan. Sampah-sampah yang dibuang ke sungai akan terbawa ke perairan ketika musim hujan tiba, salah satunya ke mangrove. Sehingga kegiatan ini sekaligus mengedukasi untuk bisa membuang sampah di tempatnya.
 
"Ketika itu bisa berjalan baik, ekosistem pun akan bisa berjalan baik juga. Ketika ekosistem baik, produksi-produksi biota laut seperti ikan dan kepiting akan meningkat serta memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar," sambungnya.
 
Utamanya nelayan-nelayan yang ada di sekitar mangrove. Adapun total volume sampah yang dikumpulkan yakni 1.471,2 kg. Di antaranya 618,3 kg sampah yang dikumpulkan oleh pelajar dan 852,9 kg oleh masyarakat umum.
 
Baca Juga: Waduh! Rugi Ratusan Miliar, Pj Gubernur Lempar ke Wali Kota Denpasar, Sejumlah TPST Segera Ditutup
 
Juara 1 untuk kategori pelajar diraih oleh SMA N 6 Denpasar. Diikuti Juara 2 dari SMA N 5 Denpasar; Juara 3 dari SMA N 8 Denpasar; Juara Harapan 1 dari SMK N 1 Denpasar; dan Juara Harapan 2 dari SMA N 10 Denpasar.
 
Sedangkan dari kalangan umum, Juara 1 diraih Desa Adat Renon; Juara 2 dari STT Mekar Jati; Juara 3 dari Banjar Gunung; Juara Harapan 1 dari Mangrove Ranger Bali; dan Juara Harapan 2 dari Forum Peduli Mangrove Bali.
 
"Dengan edukasi seperti ini, diharapkan masyarakat bisa sadar dan tidak membuang sampah sembarangan, utamanya ke sungai. Karena akan menjadi sesuatu yang kurang baik terkait dengan perlindungan mangrove," kata Mayun.
 
Baca Juga: Mesin ATM Dirusak Maling, Tapi Gagal Kuras Uang ternyata Karena Takut ini
 
Lebih lanjut, kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka HUT Kota Denpasar ke 236 ini juga dirangkaikan dengan Penyerahan Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 349 nelayan yang ada di Kota Denpasar.***
Editor : M.Ridwan
#dinas perikanan #bersih sampah #hutan mangrove #tahura #pemkot denpasar