DENPASAR, radarbali.id - Masyarakat kembali resah. Kelangkaan LPG atau gas 3 Kg atau gas melon kembali dirasakan di beberapa daerah di Kota Denpasar. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar, Ni Nyoman Sri Utari pun tak menampik adanya desas-desus kelangkaan gas melon, terutama di pengecer.
"Sesuai hasil pantauan langsung ke lapangan dengan tim, dari SPBE ke agen lanjut ke pangkalan aman-aman saja. Tetapi masih saja ada informasi adanya kelangkaan LPG (3 kg, red)," ujarnya, kemarin (28/5/2024).
Pasalnya, berdasarkan data yang diterimanya, Pertamina tetap melakan distribusi secara normal. Per hari ini, distribusi LPG 3 kg dilakukan di 19 pangkalan yang tersebar di Desa Padangsambian Kaja, Denpasar Barat.
Baca Juga: Petinju Jabar Ujicoba di Bali selama Sepekan, Atlet dan Pelatih Ucapkan Terima Kasih Kepada De Gadjah
Sementara pendistribusian di daerah lainnya masih aman dan belum ada laporan yang masuk.
"Disperindag sudah mengantisipasi untuk bersurat kepada pihak Pertamina Parta Niaga (untuk, red) extra droping hari libur panjang, dalam rangka mengantisipasi kelangkaan LPG," kata Sri.
Ialah melalui Surat Nomor 500.2/797/Disperindag perihal permohonan extra dropping tertanggal (27/5/2024).
Extra dropping dilakukan guna memenuhi kebutuhan masyarakat untuk menyambut hari Lahirnya Pancasila pada tanggal (1/6). Kemudian juga dalam menyambut Hari Idul Adha 1445 Hijriah dan cuti bersama pada tanggal (17/5) dan (18/5).
Baca Juga: Dipulangkan, Gangster SMP Wajib Dibina Kepala Sekolah dan Orang Tua
"(Jumlah extra dropping, red) sesuai kewenangan Pertamina untuk pendistribusiannya," sambungnya.***