Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Enam Unit Shuttle Bus Gratis Akan Beroperasi di Jalan Danau Tamblingan, Pemkot Denpasar Masih Kaji Lalu Lintas dan Kantong Parkir

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Selasa, 30 Juli 2024 | 03:01 WIB
OPERASIKAN: Pemkot Denpasar akan segara mengoperasikan shuttle bus listrik di kawasan Sanur .
OPERASIKAN: Pemkot Denpasar akan segara mengoperasikan shuttle bus listrik di kawasan Sanur .

DENPASAR, Radarbali.id - Padatnya aktivitas di kawasan pariwisata Sanur kerap kali menimbulkan kemacetan, khususnya di Jalan Pulau Tamblingan.


Atas kondisi ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar tengah merancang pengadaan enam unit shuttle bus yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat maupun wisatawan.

 

”Saya sudah minta Dinas Perhubungan untuk melakukan kajian lalu lintas dulu. Kedua, kesiapan parkir dan ketiga sosialisasi,” kata Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara,  Senin 29 Juli 2024. 

 Baca Juga: Kerap Terjadi Kemacetan, Tahun 2024 Pemkot Denpasar Siapkan Lima Shuttle Bus Listrik di Sanur  

Satu shuttle bus bisa menampung 10 orang hingga maksimal 14 orang. Nantinya, shuttle bus akan ditempatkan di masing-masing kantong parkir dan mobile atau berkeliling setiap 10 menit.

 

”Bagi yang ingin menggunakan akses parkir di badan jalan, kami harapkan bisa parkir di tempat-tempat parkir yang sudah kami siapkan. Dia akan diantar oleh shuttle ini ke tujuannya,” sambungnya.

 

Dicontohkannya jika ada masyarakat yang ingin menikmati kuliner, mereka bisa memanfaatkan shuttle bus dari kantong parkir dan turun di tempat makan.


Di sisi lain, Dinas Perhubungan pun akan tetap gencar melakukan penertiban parkir. Pasalnya, dahulu terkendala driver ojek yang mangkal atau menunggu penumpang di samping-samping hotel.

 

Dengan sistem ojek online saat ini, para driver hanya akan bergerak jika ada pesanan. Sehingga nantinya driver ojol harus menunggu penumpang di tempat-tempat parkir yang ditentukan.

 

”Realisasinya kami harus belanjanya menunggu APBD perubahan. Tapi sekarang ini kami melakukan kajian parkirnya dulu,” ujarnya.

 Baca Juga: Urai Kemacetan, Pelabuhan Sanur Akan Dikembangkan jadi Dua Tempat, Begini Konsepnya

Dirinya pun memastikan pelayanan shuttle bus di Sanur ini akan gratis. Penumpang bus hanya perlu membayar parkir jikalau mereka menggunakan kantong parkir untuk kendaraan pribadinya. ”Yang kami harapkan dari kontribusi parkir ini bisa menanggulangi biaya untuk shuttle ini,” terangnya.***

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#kemacetan #pariwisata bali #shuttle bus #sanur