DENPASAR,radarbali.id - Masih dalam momen HUT ke -79 Kemerdekaan Republik Indonesia, Tim Jawa Pos Group di Bali, yakni Jawa Pos Radar Bali, Radarbali.id, dan Jawa Pos TV Bali berkolaborasi dengan berbagai pihak.
Mendorong terciptanya Sungai yang bersih dan sehat dengan tema, "Aksi dan Sosialisasi Tukad Badung Merdeka Sampah Plastik", di Tukad Badung, Minggu (25/8) mulai pukul 07.00 hingga selesai.
Aksi sosial berangus sampah plastik di tukad Badung ini dibagi menjadi tiga lokasi. Pos I di Pasar Badung. Pos II di areal Jalan Pulau Biak, dan Pos III di Kawasan Pulau Misol. Masing-masing pos terdapat ratusan pasukan, baik TNI Polri, pelajar dari berbagai sekolah, sejumlah organisasi, baik agama, masyarakat.
Turut hadir mahasiswa dari beberapa kampus, para warga, hingga Pemerintah Kota Denpasar bersama dinas terkait. Sungai Tukad Badung, menjadi lokasi pembersihan karena aliran sungai ini melewati banyak pemukiman warga kota.
Sementara di pos III. Tim gabungan bersih sungai yang dipimpin panitia dari redaksi karyawan Jawa Pos Group di Bali, langsung berpencar dan melakukan pembersihan.
Perahu Karet Rescue Standar BPBD Provinsi dikerahkan menyisir sampah di sungai. Ketika ditemui di lokasi kawasan Pos III, Ketua Lingkungan Imam Bonjol Residence I Nyoman Sudastra, 63, menjelaskan, sangat penting memilah sampah rumah tangga dan memupus kebiasaan membuang sampah ke sungai.
Kegiatan yang diselenggarakan Media Jawa Pos Group ini memantik masyarakat untuk lebih peduli terhadap sungai dan lebih memperhatikan lingkungan.
Menurutnya, masalah sampah di sungai adalah persoalan yang ada di hilir. Artinya yang harus dibenahi adalah persoalan hulunya.
Bagaimana mengolah sampah dari rumah dan bersikap bijak agar tidak membuang sampah ke sungai.
Sementara itu, I Nyoman Suwetra, 54, warga setempat yang spontan ikut melakukan bersih-bersih sampah di sungai, sangat didukung dengan adanya kegiatan positif tersebut.
"Baru pertama kali saya melihat kegiatan bersih Tukad ini. Para peserta terlihat semangat sehingga saya selaku warga pun ikut bersih-bersih," katanya.
Katanya, adanya kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa empati dan sosial yang tinggi. "Karena aksi sosial ini memberi dampak positif secara langsung," singkatnya.
Pantauan Jawa Pos Radar Bali, walaupun kota Denpasar diterpa gerimis, namun para peserta berjumlah lebih dari 500 orang ini tetap semangat lama tiga jam membersihkan sungai.
Karena begitu banyaknya sampah yang dikumpulkan menggunakan berbagai perlengkapan yang telah disediakan panitia dan ada juga yang membawa peralatan dari rumah masing-masing.
Panjang area sungai yang dibersihkan sekitar 4 kilometer, dengan lebar sekitar 7,5 meter. Adapun jenis sampah yang banyak ditemukan adalah plastik, tekstil, bungkus plastik kemasan makanan, plastik kemasan sekali pakai, dan plastik saset.
Sampah yang terkumpul di masing-masing pos lumayan banyak. Hingga truk sampah yang disediakan pemerintah harus berkali-kali melakukan pengangkutan di tiga pos tersebut.***
Editor : M.Ridwan