Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Denpasar Memilih, Paslon Ambara-Adi dan Jaya-Wibawa Persiapkan Diri Jelang Debat Kedua Pilwali

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Rabu, 6 November 2024 | 04:20 WIB

DEBAT: Paslon Ambara-Adi dan Jaya-Wibawa saat debat publik atau terbuka  putaran pertama Pilwali Kota Denpasar 2024 tanggal (19/10).
DEBAT: Paslon Ambara-Adi dan Jaya-Wibawa saat debat publik atau terbuka putaran pertama Pilwali Kota Denpasar 2024 tanggal (19/10).


DENPASAR, Radar
bali.id - Debat publik atau terbuka kedua Pilwali Kota Denpasar 2024 akan dilangsungkan hari ini (6/11) di Hotel Prama Beach Sanur, Denpasar.

Debat kedua akan mengangkat tema 'Denpasar Kotaku Denpasar Rumahku' dengan lima sub-tema. Di antaranya Adat Budaya; Anak dan Perempuan (Gender); Kesehatan; Disabilitas dan Kelompok Marginal; dan Tata Kelola Pemerintahan. Menjelang debat, kedua paslon pun mempersiapkan diri sebaik-baiknya.

Paslon Pilwali Kota Denpasar Nomor Urut 1, Gede Ngurah Ambara Putra-I Nengah Yasa Adi Susanto (Ambara-Adi) ungkap telah mempersiapkan diri dan berkomitmen akan meningkatkan peran pemerintah jikalau terpilih nantinya. ”Tentu sekarang ini yang penting kami melihat fakta-fakta yang ada dan kami menyelesaikan permasalahan itu. Bila perlu meningkatkan,” ungkapnya, kemarin (5/11).

Baca Juga: Dari Debat Pilwali 2024: Jaya-Wibawa Akan Usulkan Jalan Tembus di Pelabuhan Sanur - Dukung Penggunaan Incinerator Sampah di Denpasar  

Seperti yang tertuang dalam tema ’Denpasar Kotaku Denpasar Rumahku’. Sehingga benar-benar bisa mencirikan identitas Kota Denpasar. Paslon Nomor Urut 2, I Gusti Ngurah Jaya Negara-I Kadek Agus Arya Wibawa (Jaya-Wibawa) pun telah mempersiapkan diri untuk menghadapi debat hari ini.

Sebagai salah satu bagian peserta pemilihan kepala daerah, pihaknya tentu harus menyiapkan semua tahapan yang diminta oleh KPU Kota Denpasar. ”Kami harus menyiapkan diri. Intinya kami hanya menyampaikan apa yang sudah kami kerjakan dan apa yang akan kami kerjakan ke depan,” kata Jaya Negara.

Selama debat berlangsung, KPU Denpasar akan membatasi massa pendukung sebanyak 50 orang yang dapat masuk ke dalam area debat. Lebih lanjut, Ketua KPU Kota Denpasar, Dewa Ayu Sekar Anggaraeni menyampaikan tujuan dilaksanakan debat adalah untuk memfasilitasi paslon dalam pelaksanaan kampanye, atau menyampaikan visi misi dan program kerja kepada masyarakat Kota Denpasar.

Baca Juga:   Dari Debat Pilwali Denpasar: Ambara-Adi Dorong Transportasi Publik untuk Urai Kemacetan - Bebas Iuran untuk Warga yang Memilah Sampah  
Hal ini tertuang dalam PKPU 13 Tahun 2024 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota, dan Keputusan KPU Nomor 1363 Tahun 2024 tentang Pedoman Teknis Pelaksanaan Kampanye. ”Menurut kami sangat penting bagi masyarakat, utamanya yang punya hak pilih untuk menyaksikan acara debat terbuka antar paslon,” kata Sekar.

Sebagai salah satu metode kampanye, melalui debat terbuka ini masyarakat dapat mengetahui lebih dalam tentang visi, misi, dan program kerja paslon. ”Serta bagaimana paslon menyampaikan gagasan dan solusi terkait persoalan-persoalan daerah. Sehingga masyarakat mempunyai bekal dalam menentukan pilihan nanti di TPS pada hari pemungutan suara, Rabu, 27 November 2024,” paparnya. ***

 

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#Ambara Adi #pilwali denpasar 2024 #debat terbuka #Jaya Wibawa