Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Melongok Umat Kristiani Melakukan Ibadah Perayaan Natal, Sempat Diguyur Hujan, Ribuan Jemaat Padati Katedral Denpasar  

Ni Made Ari Rismaya Dewi • Kamis, 26 Desember 2024 | 14:30 WIB

 

IBADAH: Ribuan umat melangsungkan ibadah Natal di Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, Jalan Tukad Musi, Sumerta Kelod, Denpasar Selatan, kemarin (25/12).
IBADAH: Ribuan umat melangsungkan ibadah Natal di Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, Jalan Tukad Musi, Sumerta Kelod, Denpasar Selatan, kemarin (25/12).

Hari Raya Natal dirayakan dengan penuh suka cita di Kota Denpasar. Ribuan umat pun melangsungkan ibadah Natal di Paroki Roh Kudus Katedral Denpasar, Jalan Tukad Musi, Sumerta Kelod, Denpasar Selatan, kemarin (25/12).

 

TAHUN ini, misa Natal dijadwalkan sebanyak empat kali. Jadwal misa pertama digelar dari pukul 06.30 Wita dan misa terakhir pada pukul 18.00 Wita.

 

Meski sempat diguyur hujan sejak pagi hari, Ketua Lingkungan/Ketua Panitia Natal dan Tahun Baru, Ursula Septima Sadi ungkap ribuan jemaat tetap berdatangan ke gereja. ”(Kondisi, red) tetap padat untuk misa yang kedua ini. Yang tadi pagi mungkin karena hujan, jadi agak sepi di dalam gereja. Itu bisa 3 ribuan atau setengahnya (dari kondisi normal, red),” ujarnya. 

 

Pasalnya, saat Malam Natal jemaat yang hadir bisa 6 ribu dalam satu sesi misa. Bahkan jemaat juga memenuhi bagian luar gereja hingga lapangan yang sudah dipasangi tenda-tenda. Di tengah cuaca yang mendung sepanjang hari, rata-rata jumlah jemaat yang datang per satu sesi misa mencapai 4 ribuan.

 Baca Juga: Meskipun Sudah Mencapai Ratusan Ribu Berlibur Nataru Lewat Gilimanuk, Wisatawan Masuk Bali Ternyata Cenderung Menurun

Biasanya jemaat akan membludak melakukan ibadah pada misa sore hari. Sebagai antisipasi, pihak gereja atau panitia telah berkoordinasi dengan petugas keamanan, parkir, kepolisian, Brimob, Satpol PP, hingga Pecalang.  ”(Peningkatan jemaat yang datang, red) kami lihat situasi kondisi juga, kalau cerah pasti mereka langsung ke sini. Tadi aja hujan lebat, tetap saja orang beribadah di depan gereja. Artinya tidak mengurungkan niatnya,” sambungnya.

 

Seperti salah satu jemaat yang melakukan ibadah di Katedral Denpasar, Yunita Afriati, 24. Dirinya sudah tiba di gereja sejak pukul 06.00 Wita dalam kondisi hujan-hujanan. ”Hujan-hujanan tadi pagi, kami sampai neduh di restoran dekat gereja. Untungnya ada yang jual payung jadinya kami beli Rp50 ribu,” tuturnya.

 

Hanya saja ia baru mendapat giliran berdoa yang pukul 09.30 Wita di bagian dalam gereja. Kondisi hujan juga tak mengganggu kekhusyukan selama beribadah.

 

”Walaupun hujan tetap semangat datang. (Harapannya, red) aku bisa jadi yang lebih baik dari kemarin. Bisa menyebarkan kasih Natal ke orang-orang sekitar,” kata Yunita. ***

 

 

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#Ibadah Natal #jemaat #hari natal #umat kristiani