Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bali Masih Dirundung Duka Akibat Banjir, LCIF Datang Bawa Harapan

Andre Sulla • Selasa, 30 September 2025 | 00:17 WIB
WUJUD PEDULI: Penyerahan bantuan untuk korban oleh Lions Clubs International Foundation (LCIF) di Pemecutan, Denpasar, Senin (29/9/2025). (Andre Sulla/Radar Bali)
WUJUD PEDULI: Penyerahan bantuan untuk korban oleh Lions Clubs International Foundation (LCIF) di Pemecutan, Denpasar, Senin (29/9/2025). (Andre Sulla/Radar Bali)

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Bali yang masih dirundung duka akibat banjir bandang dan tanah longsor pada 9–10 September 2025 perlahan menemukan harapan.

Sedikitnya 18 nyawa melayang, beberapa masih pencarian, dan puluhan ribu warga terpaksa mengungsi. Di tengah situasi sulit ini, Lions Clubs International Foundation (LCIF) hadir membawa kepedulian nyata dan harapan.

Lewat gerakan bersama bertajuk Bersama dalam Kemanusiaan, LCIF menyalurkan lebih dari 2.000 paket bantuan berisi sembako, perlengkapan kebersihan, serta obat-obatan darurat.

Bantuan tersebut disebar ke berbagai titik terdampak, mulai dari Tabanan, Denpasar, Badung, hingga Klungkung dan Karangasem, Senin (29/9/2025).

Gelaran di Pemecutan, Denpasar, dihadiri langsung LCIF Board of Trustee Eveline N. Chandra. Turut mendampingi, Gubernur Distrik Perkumpulan Lions Indonesia 307 B2, Liana Tjokrohartono, serta Hastuti Boediwibowo, Gubernur Distrik 307 A. Kehadiran mereka disambut apresiasi Ketua Komisi IV DPRD Denpasar, I Wayan Duaja.

“Kami memberi penghargaan tinggi atas kepedulian Lions Club. Bantuan ini benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Semoga kerjasama lintas bangsa seperti ini terus berlanjut,” ungkap Duaja. Eveline menekankan, kecepatan koordinasi antara Lions di Indonesia dan komunitas global menjadi kunci. 

“Tujuan kami jelas, bantuan harus segera sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan,” katanya.

Sementara Liana Tjokrohartono menegaskan, upaya ini tidak berhenti pada sembako.

“Kami juga fokus memetakan kebutuhan jangka panjang, termasuk pemulihan infrastruktur, agar warga bisa kembali bangkit dan menata kehidupan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Lions Club juga menginisiasi pembersihan sungai di Desa Cepaka, Tabanan, serta fasilitas umum di tepi Sungai Sanggulan. Kegiatan ini melibatkan alat berat dan bekerja sama dengan komunitas lingkungan Sungai Watch, berlangsung selama tujuh hari.

Hastuti Boediwibowo menambahkan, musibah ini justru memperkuat kolaborasi lintas organisasi. 

Dukungan datang dari Yayasan Lions Indonesia, Yayasan Lions Mengabdi Indonesia, Lions Club Bali Surya Host, Lions Club Bali Moonlight, Lions Club Jakarta Cosmo Cyber, hingga Cross Border Doctors (CBD) dan para donatur.

Chris Gardjito, pendiri CBD sekaligus anggota Lions Club Jakarta Cosmo Cyber, menegaskan posko donasi masih terbuka hingga 20 Oktober 2025. 

“Masyarakat dapat menyalurkan bantuan ke Posko Bantuan Kemanusiaan Lions International & Cross Border Doctors di Jl. Raya Kedampang No.8X, Kerobokan Kelod, Kuta Utara,” terangnya.

Untuk diketahui, Lions Clubs International Foundation (LCIF) merupakan bagian dari Lions International, organisasi pelayanan terbesar di dunia dengan lebih dari 1,4 juta anggota di 200 negara. 

Berdiri pada 1917, Lions aktif di berbagai program kemanusiaan, termasuk kesehatan, pendidikan, penanggulangan bencana, hingga pemberdayaan pemuda.

Di Indonesia sendiri, Lions memiliki lebih dari 15.000 anggota yang tersebar di berbagai kota. Adapun Cross Border Doctors (CBD) adalah yayasan nirlaba yang dibentuk tenaga medis dan relawan non-medis untuk melayani masyarakat di daerah Tertinggal, Terluar, Terpencil (3T). 

Sejak 2022, CBD telah hadir di wilayah pelosok seperti Motaain, Belu, NTT, Homba Karipit, Kodi, Sumba Barat Daya, NTT, dan Oelolok, Insana, Timor Tengah Utara, NTT.

Dengan semangat lintas batas, kolaborasi Lions International dan CBD di Bali bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan pesan kuat kemanusiaan tak mengenal batas wilayah, suku, atau bangsa. 

Editor : Rosihan Anwar