DENPASAR, Radar Bali.id – RSUD Wangaya Denpasar bersiap melakukan transformasi besar-besaran untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Rumah sakit milik Pemkot Denpasar ini merencanakan dua proyek infrastruktur massif, yakni pembangunan poliklinik terpusat lima lantai dan gedung rawat inap baru berkapasitas 400 tempat tidur.
Direktur Utama RSUD Wangaya, A.A. Made Widiasa, menjelaskan bahwa pembangunan akan dimulai dengan poliklinik terpusat.
Poliklinik Terpusat Siap di 2026
Pembangunan poliklinik terpusat akan menggunakan APBD 2026 dengan alokasi anggaran mencapai Rp100 miliar.
- Lokasi: Dibangun di lokasi poliklinik saat ini.
- Waktu: Dimulai Februari 2026 dan ditargetkan tuntas Desember 2026.
- Tujuan: Memusatkan ke-34 poliklinik yang saat ini tersebar dan terpisah-pisah dalam satu gedung berlantai lima.
”Dengan adanya poliklinik terpusat, nantinya akan mempermudah masyarakat yang memerlukan layanan lebih dari satu poliklinik,” kata Agung Widiasa, menjamin layanan poli akan tetap berjalan menggunakan ruangan lain selama masa renovasi.
Rawat Inap 400 Tempat Tidur Skema KPBU
Sementara itu, pembangunan gedung rawat inap berkapasitas 400 tempat tidur akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yang akan dimulai tahun 2027 hingga 2029.
Skema KPBU ini memungkinkan pengembangan infrastruktur seperti pembangunan ICU, IGD, dan rumah duka tanpa membebani kapasitas fiskal Pemerintah Kota Denpasar. Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan dasar dan pengembangan layanan unggulan rumah sakit dapat terus dioptimalkan. [*]
Editor : Hari Puspita