Transformasi RSUD Wangaya: Bangun Poliklinik Lima Lantai Bernilai Ratusan Miliar dan Gedung Rawat Inap 400 Tempat Tidur

Adrian Suwanto • Dipublikasikan Senin, 8 Desember 2025 | 20:17 WIB
TAMBAH KAPASITAS : Pembagunan poliklinik terpusat lima  lantai dan gedung rawat inap baru berkapasitas 400 tempat tidur. (Adrian Suwanto/Radar Bali)
TAMBAH KAPASITAS : Pembagunan poliklinik terpusat lima lantai dan gedung rawat inap baru berkapasitas 400 tempat tidur. (Adrian Suwanto/Radar Bali)

 

DENPASAR, Radar Bali.id – RSUD Wangaya Denpasar bersiap melakukan transformasi besar-besaran untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Rumah sakit milik Pemkot Denpasar ini merencanakan dua proyek infrastruktur massif, yakni pembangunan poliklinik terpusat lima  lantai dan gedung rawat inap baru berkapasitas 400 tempat tidur.

Direktur Utama RSUD Wangaya, A.A. Made Widiasa, menjelaskan bahwa pembangunan akan dimulai dengan poliklinik terpusat.

Poliklinik Terpusat Siap di 2026

Pembangunan poliklinik terpusat akan menggunakan APBD 2026 dengan alokasi anggaran mencapai Rp100 miliar.

”Dengan adanya poliklinik terpusat, nantinya akan mempermudah masyarakat yang memerlukan layanan lebih dari satu poliklinik,” kata Agung Widiasa, menjamin layanan poli akan tetap berjalan menggunakan ruangan lain selama masa renovasi.

Rawat Inap 400 Tempat Tidur Skema KPBU

Sementara itu, pembangunan gedung rawat inap berkapasitas 400 tempat tidur akan menggunakan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), yang akan dimulai tahun 2027 hingga 2029.

Skema KPBU ini memungkinkan pengembangan infrastruktur seperti pembangunan ICU, IGD, dan rumah duka tanpa membebani kapasitas fiskal Pemerintah Kota Denpasar. Dengan demikian, pemenuhan kebutuhan dasar dan pengembangan layanan unggulan rumah sakit dapat terus dioptimalkan. [*]

 

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
kota denpasar rsud wangaya poliklinik fasilitas kesehatan