DENPASAR, Radar Bali.id – Pemerintah Kota Denpasar resmi menutup rangkaian pemberian bantuan sosial pasca bencana banjir bandang yang terjadi September lalu. Pada Senin (22/12/2025), Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara menyerahkan bantuan tahap ketiga sekaligus terakhir senilai Rp1,1 miliar kepada 50 penerima.
Transparansi dan Verifikasi Ketat Jaya Negara menjelaskan alasan mengapa bantuan tahap ketiga ini baru cair di bulan Desember. Hal ini disebabkan oleh proses verifikasi lapangan yang sangat detail untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
"Nominalnya bervariasi, maksimal Rp50 juta per orang. Kami harus pastikan tim memverifikasi kelayakan di lapangan agar pertanggungjawabannya jelas," ujar Jaya Negara.
Total Realisasi Penanganan Bencana:
- Total Dana Hibah Sosial: Rp3.777.100.000 (untuk 223 penerima termasuk rumah, fasum, dan ekonomi).
- Perbaikan Pura Umum: Rp5,4 Miliar (dari dana Belanja Tidak Terduga/BTT).
- Total Penerima: 134 rumah masyarakat, 44 fasilitas umum, dan 33 paket penguatan ekonomi.
Beban Pengempon Pura Ringan Kabar baik bagi para pengempon pura, sebanyak 8 pura umum yang rusak parah (seperti Pura Taman Musen dan Pura Tirta Hening) diperbaiki langsung menggunakan APBD melalui dana BTT.
Artinya, warga tidak perlu mengeluarkan iuran atau dana mandiri untuk pemulihan tempat suci tersebut.
"Kami ingin masyarakat bisa segera beraktivitas normal kembali, baik secara ekonomi maupun dalam menjalankan ibadah," tutup Jaya Negara.[*]
Editor : Hari Puspita