DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional, masyarakat setempat melakukan aksi bersih-bersih sampah di Pantai Mertasari, Sanur, Sabtu (21/2/2026) pagi.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Komunitas Malu Dong berkolaborasi dengan Bank BNI ini diikuti ratusan warga, termasuk para siswa SDN 11 Sanur dan para pelaku UMKM Pantai Mertasari.
Ketua Komunitas Malu Dong, Komang Sudiarta yang akrab dipanggil Komang Bemo, menyampaikan bahwa selain memberikan edukasi, mereka juga menyerahkan beberapa fasilitas kebersihan untuk lingkungan sekolah dan pantai.
"Di sekolah, kami mendukung beberapa tong sampah, sapu, pengepel lantai, keset, sign edukasi, dan lain-lain. Di tempat UMKM, kami mendukung tong sampah, sapu, serok, sabit, garpu untuk membersihkan sampah di pasir, kampil, polybag, sign, dan lainnya," ujarnya.
Selain aksi bersih sampah, Komunitas Malu Dong berupaya melakukan edukasi kepada siswa SD dan pelaku UMKM mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan fasilitas yang diberikan, diharapkan kesadaran untuk menjaga pantai dari gempuran sampah semakin meningkat.
Sejak didirikan tahun 2009, Komunitas Malu Dong konsisten menjaga kebersihan lingkungan, baik dari sampah organik maupun anorganik. Malu Dong juga selalu mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan melalui kampanye, "Malu Buang Sampah Sembarangan".
Menurut Komang Bemo, Bali saat ini sudah dalam kondisi darurat sampah. Di satu sisi, tempat pembuangan sampah sudah melebihi kapasitas (over capacity) dan banyak yang akan ditutup permanen, namun di sisi lain produksi sampah terus meningkat.
Sebagai solusi, Komang Bemo menekankan bahwa sampah harus ditanggulangi dengan cepat, salah satunya dengan pembakaran menggunakan insinerator ramah lingkungan. "Itu solusi jangka pendek yang mesti dilakukan untuk menghadapi situasi darurat sampah," pungkasnya.***
Editor : M.Ridwan