RADAR BALI – Denyut persiapan menyambut pergelaran seni terbesar di Pulau Dewata, Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026, kian intensif.
Kawasan Niti Mandala Renon, Denpasar, kini tengah bersiap menjadi pusat perhatian dunia. Agenda seni tahunan terakbar ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, mulai pukul 15.00 WITA hingga selesai, dengan agenda utama pembukaan dan pelepasan Peed Aya (pawai) PKB 2026.
Sebagai bagian dari persiapan krusial tersebut, arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Denpasar mengalami pengalihan signifikan pada Jumat (12/6) pagi. Langkah ini diambil untuk memberikan ruang penuh bagi pelaksanaan gladi bersih parade kolosal yang akan menjadi magnet utama pembukaan PKB.
Rekayasa Lalu Lintas dan Kesibukan di Lapangan
Sejak pukul 06.00 WITA, Jalan Raya Puputan, khususnya jalur yang berdekatan dengan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (Bajra Sandhi), telah ditutup total bagi kendaraan bermotor. Penutupan ini dilakukan secara bersinergi oleh Dinas Perhubungan Kota Denpasar bersama jajaran Satlantas Polresta Denpasar.
Pantauan di lokasi menunjukkan panitia PKB dan dinas terkait telah mendirikan panggung kehormatan serta memasang wastra (kain) pada pohon-pohon dan patung di sekitar kawasan Bajra Sandhi. Petugas di lapangan juga tampak melakukan perantingan pohon guna memastikan kelancaran jalan jalur arak-arakan, terutama untuk mengantisipasi parade ogoh-ogoh.
Penutupan jalur utama Denpasar tersebut bersifat temporer dan dijadwalkan rampung setelah seluruh rangkaian gladi bersih selesai pada siang hari. Gladi bersih sangat krusial untuk mengukur ketepatan waktu, formasi barisan, hingga transisi antar-kontingen kabupaten/kota.
Masyarakat yang berencana menyaksikan langsung Peed Aya pada hari Sabtu besok sangat disarankan untuk tiba lebih awal di lokasi. Langkah ini penting guna mengamankan posisi menonton yang nyaman sekaligus mengantisipasi kepadatan akibat pengalihan arus lalu lintas di sekitar Renon.
Tema, Konsep Purwa Daksina, dan Materi Penampilan
PKB XLVIII Tahun 2026 mengangkat tema Atma Kerthi: Jiwa Sidha Parisudha, yang bermakna sebuah upaya memuliakan dan menyucikan jiwa manusia menuju kesempurnaan yang paripurna, jernih, dan suci.
Sebanyak 3.430 seniman dari 8 kabupaten/kota di Bali, serta ratusan seniman perwakilan dari berbagai daerah di luar Bali, dipastikan melebur dalam iring-iringan Peed Aya ini. Sesuai dengan tradisi, rute pawai menggunakan konsep Purwa Daksina, yaitu bergerak searah jarum jam mengitari kawasan Monumen Bajra Sandhi.
Prosesi pembukaan akan diawali dengan pementasan fragmentaris Tari Siwa Nataraja oleh para seniman dari ISI Bali yang bergerak sakral keluar dari area Monumen Bajra Sandhi.
Rute Utama Pergerakan Peed Aya
Bagi para penonton yang ingin menyaksikan iring-iringan, berikut adalah alur pergerakan resmi dari Peed Aya PKB 2026:
Titik Start / Area Persiapan: Seluruh peserta pawai dan seniman akan mulai berkumpul dan bersiap di sepanjang Jalan Ir. H. Juanda (sisi timur Lapangan Renon).
Panggung Kehormatan: Iring-iringan kemudian bergerak dari arah timur ke barat menuju Jalan Raya Puputan, tepat di depan Monumen Bajra Sandhi. Di titik inilah prosesi pelepasan resmi serta atraksi utama di hadapan pejabat negara dan daerah dilakukan.
Titik Bubar / Finish: Setelah melewati panggung utama, pergerakan pawai akan mengalir terus ke arah barat menuju Jalan Kusuma Atmaja (area sekitar depan Kantor Kementerian Keuangan Wilayah Bali) sebagai titik akhir.
Panduan Sentra Parkir Resmi dan Pengalihan Arus (Sabtu, 13 Juni)
Guna mengantisipasi lonjakan dan kepadatan kendaraan pada hari H, panitia bersama Dinas Perhubungan telah mengambil kebijakan untuk membuka seluruh gerbang kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi Bali di sekitar Lapangan Puputan Margarana sebagai kantong parkir resmi.
1. Kantong Parkir Pengunjung Umum (Sisi Utara & Timur)
Penonton yang membawa kendaraan pribadi roda dua maupun roda empat diarahkan menuju halaman kantor penyangga berikut:
Halaman Kantor Gubernur Bali: Akses utama parkir roda dua dan roda empat.
Halaman Gedung DPRD Provinsi Bali: Menyediakan kapasitas parkir yang cukup luas di sisi utara kawasan monumen.
Halaman Bappeda Provinsi Bali: Terletak di Jalan Cok Agung Tresna, sangat strategis bagi pengunjung dari arah barat.
Kantor Dinas Teknis Pemprov Bali: Sepanjang Jalan Cok Agung Tresna dan Jalan Raya Puputan sisi timur (yang tidak terkena penutupan total).
2. Kantong Parkir Khusus Peserta Pawai & Seniman
Halaman Kantor Dinas Kebudayaan Provinsi Bali: Area ini dikhususkan secara ketat untuk kendaraan operasional, truk pengangkut properti, serta bus rombongan seniman Duta Kabupaten/Kota agar tidak bercampur dengan area penonton.
3. Informasi Penutupan Jalan Total
Penutupan jalur total di sekitar kawasan Renon akan dimulai hari Sabtu pukul 14.00 WITA hingga acara selesai. Ruas jalan yang ditutup meliputi:
Jalan Raya Puputan: Mulai dari Simpang Taman Janggan sampai Simpang Kantor Disperindag.
Jalan Ir. H. Juanda: Mulai dari simpang timur Kantor Gubernur sampai Simpang Pospol Renon.
Jalan Kusuma Atmaja: Mulai dari Simpang DPRD Bali sampai Simpang BPD Bali.
Bagi masyarakat yang datang dari arah timur (Bundaran Tugu Hang Tuah), arus lalu lintas akan dialihkan menuju Jalan Pemuda dan Jalan Ciung Wanara.
Petugas mengimbau dengan keras agar masyarakat tidak memarkir kendaraan di sepanjang rute pengalihan arus ini guna mencegah tindakan tegas berupa penderekan oleh Dishub dan Satpol PP.***
Editor : Ibnu Yunianto