Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Bank BPD Bali Catat Aset Rp 27,70 Triliun

Yoyo Raharyo • Senin, 30 Agustus 2021 | 16:45 WIB
bank-bpd-bali-catat-aset-rp-2770-triliun
bank-bpd-bali-catat-aset-rp-2770-triliun



DENPASAR, Radar Bali- Bank BPD Bali tetap kokoh di masa pandemi Covid-19. Buktinya, pada triwulan II tahun 2021, total aset Bank BPD Bali tumbuh sebesar  8,34% (y-o-y).


Dari Rp 25,57 Triliun (T) menjadi Rp 27,70 T. Peningkatan aset tersebut dicapai dari pertumbuhan kredit sebesar Rp 19,65 T dari sebelumnya Rp 18,53 T. Terdistribusi untuk kredit konsumtif sebesar Rp 10,12 T, kredit investasi Rp 6,94 T, dan kredit modal kerja Rp 2,59 T. 



Untuk mempercepat akses keuangan, Bank BPD Bali menawarkan pembiayaan berbagai produk kredit berupa kredit KUR Super Mikro, KUR Mikro dan KUR  Kecil, kredit modal  kerja, kredit investasi serta produk kredit lainnya.


Sampai dengan triwulan II tahun 2021, penyaluran KUR mencapai Rp 1,52 T dari semenjak ditetapkan menjadi bank penyalur KUR. Pada tahun 2021 target penyaluran KUR Bank BPD Bali sebesar Rp 830,2 Miliar (M) dan pada triwulan II terealisasi sebesar Rp 491,8 M dari target sebesar Rp 300 M atau mencapai 163,93%.



Pencapaian Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BPD Bali pada triwulan II tahun   2021 mengalami pertumbuhan sebesar 9,50% (y-o-y). Dari Rp 21,49 T menjadi Rp 23,53 T. Proporsi terbesar bersumber dari peningkatan deposito sebesar 31,48%; dari sebelumnya Rp 8,41 T menjadi Rp 11,06 T.



Pencapaian giro dan tabungan mengalami penurunan masing-masing sebesar 12,17% dan 1,54% secara y-o-y yang disebabkan oleh belum bergairahnya perekonomian sehingga masyarakat cenderung menyimpan dana pada instrumen deposito.



Bank BPD Bali juga mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Realisasi program ini sampai dengan triwulan II tahun 2021 berupa pemberian relaksasi atau restrukturisasi kredit kepada 11.265 debitur dengan harapan dapat memberikan ruang bagi debitur yang usahanya terdampak pandemi Covid-19 untuk dapat tetap survive.



Penyaluran subsidi tambahan bunga KUR sejak Mei 2020 kepada 12.060 debitur dengan nominal Rp 43,7 M, penyaluran subsidi bunga kredit UMKM Non KUR sejak Mei 2020 kepada 5.394 debitur dengan nominal subsidi Rp16,06 M, penyaluran kredit kepada UMKM dengan penjaminan dari pemerintah sebanyak Rp 18,03 M,



penyaluran kredit kepada korporasi dengan penjaminan dari pemerintah yang saat ini menandatangani PKS dengan LPEI, penyaluran PUN tahap I dengan total Rp 2,59 T kepada 13.150 debitur atau sebesar 370% dari target Rp 700 M, serta penyaluran PUN tahap II dengan total realisasi Rp 1,9 T kepada 11.308 debitur, mencapai 172,30% dari target Rp 1,1 T.



Dalam kondisi perekonomian yang menurun dari dampak restrukturisasi kredit, Bank BPD Bali berupaya meningkatkan pembentukan Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian (CKKE) secara (y-o-y) sebesar 29,09% dari sebelumnya sebesar Rp 780 M menjadi Rp 1,01 T sehingga berdampak pada penurunan laba sebesar 15,22 % (y-o-y) dari sebelumnya Rp 389 miliar menjadi sebesar Rp 321 M, namun pencapaian laba ini sebesar 123,33% dari target RBB semester 1 Tahun 2021.



Walaupun terjadi penurunan laba, bank tetap menjaga pencapaian rasio keuangan pada posisi baik, yaitu Non Performing Loan (NPL) terjaga baik di angka 2,55%. Sedangkan untuk rasio likuiditas Loan to Deposit Ratio (LDR) sebesar 83,47%, rasio kecukupan modal Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 19,29%, rasio profitabilitas Return on Asset (ROA) sebesar 2,89%, rasio Return on Equity (ROE) sebesar 21,48% dan rasio efisiensi Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) sebesar 69,97%.



Sementara itu dari sisi kepatuhan, tidak ada pelanggaran Batas Maksimum Penyaluran Kredit (BMPK), Giro Wajib Minimum (GWM), dan Posisi Devisa Netto (PDN) yang dilakukan oleh Bank BPD Bali. 

Editor : Yoyo Raharyo
#bank bpd bali