Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Anti Ribet! Ini 5 Tahap Penting Mendaftar Produk Asuransi Dengan Benar

Yoyo Raharyo • Senin, 9 Mei 2022 | 16:46 WIB
KUALITAS: Proses pengajuan asuransi dilakukan agar pihak nasabah mendapatkan produk terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan. (IST)
KUALITAS: Proses pengajuan asuransi dilakukan agar pihak nasabah mendapatkan produk terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhan. (IST)
DENPASAR, radarbali.id - Sama halnya dengan produk keuangan pada umumnya, terdapat beberapa tahapan yang perlu dilalui dalam mengajukan asuransi. Tahapan tersebut meliputi konsultasi dengan pihak agen asuransi, memilih jenis produk yang sesuai kebutuhan, sampai mengisi SPAJ.

Pada dasarnya, pengajuan produk keuangan ini tidaklah terlalu sulit, malah terkesan simpel. Namun, bagi masyarakat yang masih awam dan belum pernah mengajukan asuransi sebelumnya, tahapan ini mungkin akan terasa ribet dan menyulitkan.

Memang, beberapa tahapan pengajuan asuransi terasa panjang. Namun, hal tersebut dilakukan dengan tujuan agar pihak nasabah mampu mendapatkan produk terbaik dan paling sesuai dengan kebutuhannya. Oleh karena itu, agar tak sampai salah pilih dan mampu mengajukan produk asuransi, simak 5 tahapan atau cara mendaftarnya berikut ini.

 

  1. Hubungi Pihak Agen Asuransi


Tahap pertama dalam mengajukan produk asuransi yang diincar adalah menghubungi pihak agen. Ada banyak agen asuransi yang bisa dihubungi secara offline maupun online. Yang terpenting, pastikan pihak agen asuransi tersebut resmi dan memiliki lisensi yang masih berlaku.

Selain itu, dengan menghubungi pihak agen asuransi, Anda juga mampu memastikan kembali kesesuaian produk asuransi dengan kebutuhan dan kondisi keuangan. Di tahap ini, upayakan untuk mengeruk informasi sebanyak mungkin terkait keunggulan produk, cakupan manfaat perlindungan yang diberikan, ketentuan pada polis, biaya premi, sampai cara klaimnya. Dengan begitu, barulah Anda bisa memastikan bahwa produk asuransi tersebut merupakan yang terbaik.

 

  1. Lakukan Riset secara Mendalam dan Bandingkan


Walaupun sudah mendapatkan gambaran terkait produk asuransi yang akan dipilih secara jelas, usahakan untuk tidak langsung menyetujui dan melakukan pengajuan. Ada baiknya kembali melakukan riset terhadap produk asuransi serupa yang ditawarkan oleh perusahaan lain.

Sebab, ada kemungkinan jika tawaran produk asuransi dari pihak lain tidak kalah menarik dan mungkin bisa lebih menguntungkan. Selain itu, berdasarkan informasi terkait manfaat dan biaya premi dari produk asuransi yang sebelumnya, Anda bisa menjadikannya sebagai bahan untuk bernegosiasi dengan penyedia asuransi yang baru.

Dengan melakukan hal ini, tidak jarang pihak penyedia asuransi akan memberikan beragam keuntungan dan manfaat tambahan guna menarik hati Anda. Jadi, potensi untuk mendapatkan produk asuransi dengan manfaat paling optimal akan menjadi lebih tinggi.

 

  1. Pahami Ilustrasi dan Simulasi Asuransi


 

Tahap yang ketiga dalam mengajukan asuransi adalah memahami ilustrasi dan simulasi cara kerja produk asuransi tersebut. Ilustrasi asuransi adalah dokumen yang menunjukkan gambaran mengenai manfaat dari asuransi yang diberikan kepada pihak pemegang polis.

Tidak hanya itu, ilustrasi ini juga menggambarkan proyeksi terkait nominal uang pertanggungan atau UP yang nantinya bisa didapatkan oleh nasabah. Memahami ilustrasi dan simulasi asuransi ini penting untuk dilakukan guna meminimalkan risiko salah paham dan kerugian dari pihak nasabah.

Tidak kalah pentingnya, cermati pula setiap poin ketentuan pada polis asuransi secara lengkap dan pastikan tidak ada hal yang berpotensi merugikan atau tidak sesuai dengan kebutuhan. Cek adakah ketentuan yang bisa menghambat proses pengajuan klaim, dan jangan ragu untuk bertanya ke pihak agen atau penyedia asuransi jika ada poin pada polis yang tidak dipahami.

 

  1. Isi SPAK atau SPAJ


Saat sudah memahami ilustrasi termasuk persyaratan dan polis asuransi, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengisi SPAJ atau SPAK. SPAJ atau Surat Permintaan Asuransi Jiwa, maupun SPAK atau Surat Permintaan Asuransi Kesehatan merupakan informasi penting terkait data diri calon nasabah dalam pengajuan asuransi kesehatan atau asuransi jiwa.

Dalam tahap ini, pihak perusahaan akan meminta sejumlah dokumen kesehatan, seperti, laporan pengecekan kesehatan dan riwayat penyakit. Tentunya, nasabah diharuskan jujur dalam mengisi dokumen tersebut guna melancarkan pengajuan asuransi dan klaim perlindungannya.

Sebab, jika ada riwayat medis yang tak sesuai dengan ketentuan pada polis asuransi, seperti ada indikasi pre-existing condition, pihak nasabah berisiko tidak bisa mengajukan klaim perlindungan asuransi. Oleh karena itu, dokumen tersebut perlu diisi dengan jujur dan transparan agar tak memicu hal-hal yang tidak diinginkan.

 

  1. Menunggu Hasil Seleksi dan Proses Underwriting


Pasca proses pengisian SPAJ/SPAK selesai dilakukan, pihak perusahaan asuransi akan melakukan pengecekan kondisi calon nasabah. Pada tahap underwriting, pihak underwriter  akan melakukan penilaian risiko dan menentukan seberapa besar profil risiko nasabah berdasarkan semua informasi yang telah dikumpulkan sebelumnya.

Ketika proses underwriting selesai dilakukan, pihak atau agen asuransi akan menginformasikan ke calon nasabah apabila pengajuan telah diterima atau ditolak. Proses ini membutuhkan waktu yang cukup bervariasi (1 hingga 4 minggu) tergantung kebijakan perusahaan asuransi dan profil calon nasabah.

 

Jangan Tunda Lagi dan Ajukan Asuransi Sekarang Juga!

Itulah 5 tahapan penting dalam pengajuan asuransi yang perlu dipahami. Sejatinya, seluruh tahapan tersebut dilakukan guna memastikan bahwa calon nasabah tidak sampai salah memilih produk asuransi yang tidak sesuai dengan kondisi keuangan dan kebutuhannya. Oleh karena itu, setelah memahami langkah dan tahapannya tersebut, jangan tunda lagi dan segera ajukan asuransi sekarang juga sebelum terlambat. (rba/han) Editor : Yoyo Raharyo
#pengajuan asuransi #tips #agen asuransi #produk asuransi