Mereka merupakan mitra binaan ITDC dengan mengangkat tema “Pelatihan Pengolahan Limbah Pertanian untuk Pakan Ternak Sapi serta Pemeliharaan Kesehatan Ternak Sapi Guna Mendukung Produktivitas Sapi Bali” yang dilaksanakan pada hari Jumat, 26 Mei 2023, berlokasi di Agro D’Alas, Dusun Jempanang, Desa Belok/Sidang, Kecamatan Petang, Kabupaten Badung, Bali.
Turut hadir sebagai narasumber dari BPSIP – Bali (Balai Penerapan Standard Instrumen Pertanian), yang memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peternak sapi untuk memanfaatkan bahan lokal limbah pertanian sebagai pakan ternak sapi yang sehat serta seimbang gizi dan nutrisi.
Capacity building merupakan rangkaian dari program kolaborasi antara PNM dan ITDC dalam memberdayakan pelaku usaha mikro dan kecil. PNM ditunjuk sebagai pendamping program PUMK (Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil) yang dicanangkan ITDC.
Sesuai amanat, Undang-Undang ITDC berperan dalam mendorong percepatan kemandirian usaha mikro dan kecil dalam rangka mewujudkan masyarakat adil, makmur dan merata melalui pengembangan dan pemberdayaan usaha mikro dan kecil melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
Melalui pelaksanaan capacity building diharapkan kapasitas usaha mitra binaan dapat meningkat dan naik kelas serta dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi rumah tangga anggota kelompok peternak sapi “Catur Mandiri” yang berlokasi di Desa Catur, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli Bali.
Acara Pelatihan di buka secara resmi oleh kepala bagian TJSL – ITDC I Gusti Agung Rama Bayu Permana dan di dampingi oleh Agung Utomo selaku Wakil Pemimpin Cabang PT. Permodalan Nasional Madani Cabang Denpasar.
Dalam sambutannya menyatakan, ITDC berkomitmen tetap memberikan pendampingan usaha kepada mitra binaan agar tetap produktif serta kapasitas usahanya terus meningkat.
Program ini terlaksana berkat kerjasama antara itdc dan PT. Permodalan Nasional Madani atau PNM sebuah BUMN yang bergerak pembinaan dan pengembangan kapasitas usaha mikro dan kecil (UMK).
Melalui sinergi kedua BUMN ini diharapkan implementasi TJSL bisa mencapai hasil yang lebih optimal dan benar-benar mampu meningkatkan kapasitas para pelaku UMK. (arb/han) Editor : Rosihan Anwar