DENPASAR, Radar Bali - United In Diversity (UID) Bali Campus menjadi platform pendidikan yang menyediakan pembelajaran, penelitian dan inovasi berkelanjutan.
Learning hub yang terletak di Kura-Kura Bali, Pulau Serangan, Denpasar ini menjadi yayasan yang misinya menghubungkan tiga sektor.
Hal itu disampaikan oleh Nimas Mega, selaku Direktur United in Diversity, Jumat (1/3/2024). Dijelaskannya bahwa tiga sektor yang dimaksud yakni sektor pemerintah, sektor privat dan juga masyarakat.
"UID percaya bahwa kolaborasi antara tiga sektor ini mampu menciptakan Indonesia yang damai dan bersatu," katanya.
Yayasan ini sendiri hadir di Indonesia pada tahun 2003 silam. Sementara itu, Presiden United In Diversity, Tantowi Yahya menjelaskan, bahwa secara garis besar, UID menjadi jembatan dari tiga sektor tersebut. Sehingga UID hadir di Kura-Kura Bali, Serangan, Denpasar dengan tujuan yang sangat baik.
Apalagi, menurutnya Bali menganut paham yang sangat baik, yakni Tri Hita Karana. Kampus UID diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 2023 lalu saat pelaksana G20 di Bali.
"Gedung UID Bali Campus dibuat untuk menjadi center of feature knowledge yang membuka seluas-luasnya kolaborasi sebagai fondasi utama kegiatannya," ujar Tantowi Yahya.
Lebih lanjut, yang menarik lainnya dari kampus ini adalah gedungnya yang ramah lingkungan. Di mana gedung ini terbuat dari bahan daur ulang yang mencapai kurang lebih 80 persen.
"Dalam setiap kegiatan yang kita lakukan dilakukan di sini kita juga mengajak panitia, EO atau peserta untuk tidak menggunakan plastik sekali pakai," sambungnya.
"Kami sebisa mungkin terus mempromosikan kesadaran terhadap lingkungan," tambahnya.
Dalam mewujudkan tujuannya, UID Bali memiliki beberapa program unggulan yang saat ini juga menjadi program unggulan yang sukses menciptakan dampak keberlanjutan. Mulai dari kelas public speaking, co-class, Bekal Pemimpin, dan masih banyak program unggulan lainnya.
"Program-program ini dirancang sedemikian rupa dengan ciri khas UID, menggunakan teori kepemimpinan," pungkasnya. Untuk diketahui, Kura-Kura Bali yang menjadi bagian dari Pulau Serangan, Denpasar sendiri telah diresmikan oleh Presiden Jokowi pada 5 April 2023 lalu sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
Kawasan seluas 498 hektar itu berfokus pada pengembangan pariwisata, usaha kreatif yang bertujuan untuk mendukung dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan juga Bali. (mar)
Editor : Rosihan Anwar