Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jual Canang Seharga Satu Rupiah Saja Pakai QRIS, Ini Penjelasan BI Terkait Kendali Inflasi Jelang Nyepi dan Idul Fitri

Marsellus Pampur • Jumat, 28 Maret 2025 | 03:20 WIB
PASAR MURAH: Pasar murah digelar di Renon, Denpasar . (Foto Humas BI Provinsi Bali)
PASAR MURAH: Pasar murah digelar di Renon, Denpasar . (Foto Humas BI Provinsi Bali)

Beralasan  demi  mengendalikan inflasi menjelang Hari Raya Nyepi Caka 1947 dan Idul Fitri 1446 H, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional (Badan Pangan Nasional) dan Pemerintah Provinsi Bali menggelar pasar murah. Pasar murah menggunakan QRIS ini berlangsung di lapangan Renon, Denpasar pada 21 Maret lalu.

PIHAK  Bank Indonesia (BI) menyediakan 500 paket Canang Sari Jegeg seharga Rp1 khusus transaksi menggunakan QRIS.

Kegiatan pasar murah dihadiri oleh Deputi 1 Bidang Ketersediaan dan Stabilitas Pangan Bapanas, I Gusti Ketut Astawa, Advisor Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Indra Gunawan Sutarto, Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian Setda Provinsi Bali, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali,  Perum Bulog Kanwil Bali, dan Satgas Pangan Polda Bali.  

 Baca Juga: Jaga Stabilitas Inflasi, Pemkot Denpasar Canangkan Delapan Pasar Murah Selama November 2024

Bank Indonesia menilai kegiatan ini diharapkan dapat membantu mengendalikan harga sekaligus sebagai media edukasi kepada masyarakat agar dapat berbelanja menggunakan QRIS. ”Komoditas canang sari kerap kali menjadi komoditas penyumbang inflasi di Provinsi Bali, khususnya menjelang HBKN umat Hindu," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja, Rabu (26/3/2025).

Selain komoditas canang sari, sebanyak 38 pedagang turut berpartisipasi pada pasar murah, dengan menawarkan berbagai komoditas utama penyumbang inflasi, seperti beras, cabai, bawang, dan minyak goreng, melalui kanal pembayaran QRIS.  

Pada kesempatan yang sama, Bank Indonesia juga menyediakan booth edukasi Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah, QRIS, dan Pelindungan Konsumen. 

Edukasi melibatkan Duta QRIS Jegeg Bagus Bali 2025 dan Edukator Dewata, melalui permainan edukasi, serta melalui pemutaran video edukasi.

 

Selain itu, terdapat juga Pojok Pelindungan Konsumen bagi masyarakat untuk dapat melakukan pengaduan langsung terkait kendala/permasalahan mengenai sistem pembayaran.

 

”Bank Indonesia juga melakukan edukasi kepada masyarakat untuk selalu waspada dalam bertransaksi serta melindungi privasi dan data diri," pungkasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#qris #pasar murah #ekonomi #bpn #bi bali #inflasi