GIANYAR, Radar Bali.id –Pemerintah Kabupaten Yeonggwang-gun, Korea Selatan, menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kabupaten Gianyar untuk pengembangan industri e-mobility.
Penjajakan ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Gianyar pada Kamis, 26 Juni 2025.
Sekretaris Daerah Kabupaten Gianyar, Dewa Gde Alit Mudiarta, menyambut baik kehadiran delegasi Yeonggwang-gun, menyebutnya sebagai momentum penting untuk memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam bidang teknologi dan keberlanjutan lingkungan.
Dewa Alit menekankan bahwa Gianyar, sebagai pusat kebudayaan Bali dengan tingkat mobilitas kendaraan yang tinggi, sangat terbuka terhadap inovasi transportasi yang lebih bersih.
"Kami percaya teknologi e-mobilitas kecil tidak hanya akan mendukung efisiensi transportasi di daerah wisata dan perkotaan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi terhadap isu polusi, kemacetan, dan penggunaan energi fosil," ujarnya.
Kerja sama ini dipandang sebagai langkah strategis mengingat kesuksesan Korea Selatan dalam pengembangan kendaraan listrik, konversi mesin, dan penguatan ekosistem industri hijau. Transfer teknologi diharapkan tidak hanya mendorong transformasi teknis, tetapi juga membuka jalan bagi peningkatan kapasitas SDM lokal, penciptaan lapangan kerja baru, serta melibatkan UMKM dan bengkel rakyat dalam rantai nilai konversi kendaraan. "Kami ingin Gianyar tidak hanya menjadi pusat budaya dan seni, tetapi juga menjadi contoh keberhasilan dalam transisi energi dan ekosistem industri hijau di tingkat lokal," tambah Dewa Alit.
Senada dengan itu, Bupati Yeonggwang-gun, Jang Se-il, menyatakan bahwa pertemuan ini adalah langkah awal yang krusial menuju pengembangan dan pertukaran timbal balik di industri e-mobilitas skala kecil. "Kolaborasi ini merupakan titik awal yang berarti untuk pertukaran teknologi dan jaringan sosial, khususnya komersialisasi kendaraan listrik kecil dan kendaraan tujuan khusus yang akan menjadi peluang baik bagi kedua daerah untuk tumbuh bersama," jelas Jang Se-il.
Ia juga menyoroti keistimewaan Gianyar dengan kekayaan budaya, ekologi, dan visi kota yang berorientasi masa depan. "Kami merupakan kawasan yang memimpin industri mobilitas di Korea dengan fokus pada pengembangan teknologi, proyek demonstrasi, dan penciptaan ekosistem industri," imbuhnya.
Setelah penandatanganan LoI, delegasi Yeonggwang-gun bersama rombongan langsung menuju Desa Sukawati untuk melakukan uji coba produk kendaraan listrik, didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan Gianyar.[*]
Editor : Hari Puspita