Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lion Parcel Bidik Potensi Bisnis Logistik di Bali, Kemitraan Agen Terbuka Luas, Fleksibel untuk Usaha Sampingan

M.Ridwan • Jumat, 10 Oktober 2025 | 08:24 WIB
BUKA KEMITRAAN: Salah satu pelayanan jasa penguiriman barang di Lion Parcel
BUKA KEMITRAAN: Salah satu pelayanan jasa penguiriman barang di Lion Parcel

DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Peluang bisnis di sektor logistik, khususnya menjadi agen jasa pengiriman, kian menjanjikan dan fleksibel. Lion Parcel membuka lebar kesempatan kemitraan di Bali dengan model bisnis yang prospektif, bahkan cocok sebagai usaha sampingan.

Firda Fitri Agustin, PR & Corporate Communication Lion Parcel, jaringan keagenan di Bali masih memiliki potensi besar untuk diperluas.

"Kami masih membuka peluang untuk pembukaan agen baru, terutama untuk meng-cover area remote seperti Karangasem dan Singaraja, selain Badung dan Gianyar yang sudah terpusat," ujar Firda dalam acara Ngopi Bareng Lion Parcel di Denpasar pada 9 Oktober 2025.

 

Lion Parcel menawarkan skema kemitraan yang sangat ringan. Calon agen hanya perlu menyiapkan modal awal sekitar Rp10 juta.

Menariknya, sebagian besar modal tersebut akan dikembalikan kepada agen dalam bentuk saldo dan aset branding.

Keuntungan finansial yang ditawarkan pun kompetitif antara lain:

"Banyak agen kami yang beralih karir karena ingin membuka usaha dari rumah. Bisnis ini sangat feasible dan didukung penuh dari sisi branding," tambah Firda, menekankan bahwa kemitraan ini didukung penuh oleh perusahaan.

Sektor pariwisata yang kuat menjadikan Bali area dengan prospek yang sangat cerah bagi bisnis logistik. Firda menyoroti bahwa volume paket dari Bali didominasi oleh aksesoris, barang pribadi, pernak-pernik, Kebaya, dan pakaian.

"Dengan puluhan juta wisatawan dan sistem ongkir per kilogram, paket over bagasi dan oleh-oleh yang cukup berat menjadi potensi pendapatan yang signifikan," jelasnya.

Secara nasional, pakaian juga mendominasi pengiriman. Rute terpadat dari Bali adalah ke Jakarta dan Surabaya, disusul oleh Denpasar dan Kupang. Meskipun masih kecil, tren pengiriman internasional ke Singapura, Malaysia, dan Australia terus meningkat seiring geliat wisata.

Dikatakan, Lion Parcel menjamin kecepatan pengiriman yang kompetitif, didukung oleh jaringan logistik terintegrasi, termasuk armada pesawat dari Lion Group dan sekitar 3.000 unit armada mobil box nasional.

Meskipun tantangan konektivitas di negara kepulauan, perusahaan berkomitmen penuh mendukung mitra. Agen adalah ujung tombak, dan Lion Parcel siap membimbing mitra baru melalui pusat operasional konsolidator di By Pass Ngurah Rai, Bali.

Perusahaan juga memiliki sistem notifikasi untuk menginformasikan potensi keterlambatan (delay) kepada konsumen akibat kendala seperti bencana alam, yang dapat dicek melalui resi tracking di website.***

 

Editor : M.Ridwan
#Lion Parcel #sektor logistik #peluang bisnis #jasa pengiriman barang #kemitraan