GIANYAR, Radar Bali.id – Momentum Hari Raya Idul Adha yang jatuh pada 27 Mei mendatang diharapkan menjadi titik balik kesejahteraan peternak sapi di Kabupaten Gianyar.
Baca Juga: Peternak Mulai Cemas Harga Anjlok Jelang Idul Adha, Ini Penyebabnya
Kepala UPTD Puskeswan III Gianyar, drh. I Nyoman Arya Dharma, mendorong peternak lokal untuk lebih berani tampil sebagai "tuan rumah" di daerah sendiri dan tidak lagi bergantung pada permainan harga para tengkulak.
Baca Juga: Skandal Pengiriman Sapi : Dokumen Palsu Berujung Penyetopan di Pintu Keluar Bali
Selama ini, meski memiliki kualitas ternak yang unggul secara turun-temurun, peternak sering kali hanya mendapatkan keuntungan kecil karena biaya pakan yang tinggi dan rantai distribusi yang panjang.
"Jangan sampai peternak hanya lelah merawat dan memberi makan, sementara keuntungan terbesar dinikmati pihak lain," ungkap Arya Dharma, Senin (11/5/2026).
Menyambut musim kurban tahun ini, para peternak didorong untuk melakukan pemasaran langsung kepada konsumen, salah satunya dengan memanfaatkan media sosial.
Selain memastikan kesehatan hewan melalui vaksinasi ketat, membangun kepercayaan konsumen terhadap kualitas sapi lokal Gianyar yang sehat dan sesuai syariat menjadi kunci utama agar peternak bisa meraih keuntungan maksimal langsung ke kantong mereka.[*]
Editor : Hari Puspita