Para warga dan tim Rapel bersama-sama mengumpulkan dan memilah sampah yang berada disepanjang Pantai Legian. Kegiatan PKK Lingkungan Legian Kelod ini juga dihadiri oleh Lurah Legian ibu Putu Eka Martini.
“Kegiatan Beach Clean-up Day ini merupakan kegiatan lanjutan kami setelah resmi beroperasi di Bali, bulan awal November lalu.
Sebelumnya Rapel juga sudah berkolaborasi dengan warga Banjar Legian Kelod untuk pengelolaan Bank sampah.
Sehingga, Rapel tak hanya mendukung warga untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan juga mendaptkan nilai ekonomi dari pengelolaan Bank Sampah,” ungkap Pak Berthy Jacob selaku CEO Rapel.
Warga memulai kegiatan Beach Clean-up Day sejak pukul 06.30 Wita dan terbagi menjadi 14 kelompok.
Dalam kegiatan ini, warga juga memilah sampah organic dan anorganik. Seluruh sampah anorganik yang berhasil dikumpulkan warga langsung diangkut oleh armada collector Rapel untuk proses lebih lanjut.
Rapel, sebagai perusahaan yang yang bergerak di bidang pengolahan sampah anorganik sejak tahun 2015 yang kini sudah resmi beroperasi di Pulau Bali, akan terus berkolaborasi dengan banyak stakeholder terkait dalam kegiatan yang berdampak pada lingkungan.
“Rencana tahun 2023, kami akan memperluas area kerjasama kami dengan berkolaborasi dengan banyak Banjar, bisnis local dan area wisata," tambah Pak Berthy Jacob selaku CEO Rapel yang juga turut hadir di Pantai Legian Bali. (han)
Editor : Rosihan Anwar