Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Hari Raya Pagerwesi, Lindungi Diri dari Hal Buruk

Adrian Suwanto • Kamis, 18 Juli 2024 | 03:49 WIB
SEMBAHYANG: Umat Hindu bersembahyang di Pura Desa maupun di Pura Agung Jagatnata pada Hari Raya Pagerwesi, Rabu 17 Juli 2024
SEMBAHYANG: Umat Hindu bersembahyang di Pura Desa maupun di Pura Agung Jagatnata pada Hari Raya Pagerwesi, Rabu 17 Juli 2024

DENPASAR, Radarbali.id - Hari Raya Pagerwesi adalah salah satu hari besar dalam kalender umat Hindu yang dirayakan setiap 210 hari sekali berdasarkan penanggalan Bali. Dimana perayaan di Denpasar umat Hindu bersembahyang di Pura Desa maupun di Pura Agung Jagatnata, Rabu 17 Juli 2024. Pagerwesi merupakan hari raya umat Hindu yang memiliki makna tersendiri. Pagerwesi berasal dari kata “pager” yang artinya pagar, dan wesi yang artinya “besi”. Jadi, pagerwesi secara harfiah berarti pagar besi. Maksudnya, pagar besi ini melambangkan perlindungan kuat, mirip dengan cara kita memagari diri atau melindungi diri dari hal buruk.***

Editor : Made Dwija Putera
#kota denpasar #sembahyang #hari raya pagerwesi #pura agung jagatnatha