DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Berbicara tentang pariwisata Pulau Dewata tak lengkap rasanya tanpa menyebut Krisna Oleh-Oleh Bali.
Di balik kesuksesan pusat perbelanjaan raksasa tersebut, ada sosok inspiratif bernama Gusti Ngurah Anom, atau yang lebih akrab disapa Ajik Krisna.
Kisah hidupnya sering kali disebut sebagai true rags-to-riches story. Ajik Krisna adalah bukti nyata bahwa keterbatasan pendidikan dan ekonomi bukanlah penghalang untuk membangun imperium bisnis yang mempekerjakan ribuan karyawan.
Masa Kecil yang Keras: Hanya Lulusan SMP
Lahir di pedesaan Seririt, Buleleng, pada 5 Maret 1971, Ajik Krisna tumbuh dalam keluarga yang sangat sederhana.
Karena kendala biaya, ia harus mengubur mimpinya melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA.
Dengan tekad bulat untuk mengubah nasib, ia merantau ke Denpasar dan memulai hidup dari nol.
Ajik tercatat pernah melakoni berbagai pekerjaan kasar, mulai dari menjadi tukang cuci mobil di sebuah hotel hingga menjadi buruh di konveksi pakaian.
Titik Balik: Membangun Cok Konveksi
Pengalaman bekerja di konveksi orang lain selama bertahun-tahun memberinya ilmu berharga tentang dunia tekstil.
Bersama sang istri, Ketut Suani, Ajik kemudian memberanikan diri membuka usaha konveksi sendiri bernama Cok Konveksi pada tahun 1994.
Kejeliannya melihat peluang pasar membuat usahanya berkembang pesat. Inilah yang menjadi pondasi finansial sekaligus langkah awal bagi Ajik untuk merambah ke dunia retail yang lebih besar.
Kelahiran Krisna Oleh-Oleh Bali
Pada 14 November 2007, Ajik Krisna resmi membuka gerai Krisna Oleh-Oleh pertama di Jalan Nusa Indah, Denpasar. Ia melakukan revolusi dalam konsep toko oleh-oleh dengan menawarkan:
· Fasilitas Nyaman: Ruangan ber-AC yang bersih dan tertata rapi.
· Harga Terbuka: Sistem harga pas yang transparan bagi wisatawan.
· One Stop Shopping: Menyediakan segala kebutuhan oleh-oleh mulai dari camilan, kerajinan tangan, hingga fashion dalam satu tempat.
Kini, Krisna Oleh-Oleh telah memiliki puluhan cabang yang tersebar di Bali dan kota besar lainnya, menjadikannya pusat oleh-oleh terbesar dan terlengkap di Asia Tenggara.
Gurita Bisnis Krisna Holding CompanyDi tahun 2026, bisnis Ajik Krisna tidak lagi terbatas pada oleh-oleh.
Di bawah bendera Krisna Holding Company, usahanya telah merambah ke berbagai sektor:
Sektor Pariwisata: Krisna Funtastic Land (taman bermain) dan Krisna Water Sports di Bali Utara.
Sektor Kuliner: Krisna Wisata Kuliner dan berbagai restoran eksklusif.
Sektor Logistik: Krisna Logistik untuk pengiriman barang ke seluruh Indonesia.Sektor Aviasi: Layanan helikopter untuk tur wisata udara di Bali.
Biodata Singkat Ajik Krisna
Nama Asli: Husti Ngurah Anom
Nama Panggung: Ajik Krisna
Asal: Seririt, Buleleng, Bali
Tanggal Lahir: 5 Maret 1971
Perusahaan Utama: Krisna Holding Company
Hobi: Koleksi Mobil Mewah & Kegiatan Sosial
Meskipun kini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di Bali yang gemar mengoleksi mobil mewah, Ajik Krisna tetap rendah hati.
Ia dikenal sangat peduli terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan. Krisna Oleh-Oleh menampung produk dari ratusan UMKM lokal Bali, memberikan mereka panggung untuk memasarkan produk ke kancah nasional.
Ia juga aktif dalam berbagai kegiatan amal dan pembangunan fasilitas umum di desa kelahirannya, membuktikan bahwa kesuksesan sejati adalah saat kita bisa bermanfaat bagi orang banyak. ***
Editor : M.Ridwan