Made Watha mengatakan, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Dijelaskannya bahwa pihaknya mendapatkan adanya laporan kebakaran sekitar pukul 10.40 WITA. "Setelah mendapatkan laporan, kami langsung mengerahkan 25 orang petugas dan 6 armada Damkar," katanya.
Pengerahan personel dalam jumlah banyak orang dikatakannya guna proses pemadaman yang lebih efektif. Apalagi obyek yang terbakar terletak pada atap bangunan yang terdiri dari material ijuk.
"Hal ini untuk mempercepat padamnya api Karena atapnya dari bahan ijuk agak lama. Prosesnya hampir 2 jam kita atensi serta untuk tidak merembetnya api ke rumah penduduk lainnya. Karena lingkungan pemukiman agak padat," imbuhnya.
Untungnya, api tak merembet ke bangunan lain. Sehingga yang terbakar hanya terdiri dari satu bangunan dengan luas areal yang terbakar sekitar 3x4 meter. "Kerugian ditaksir kurang lebih Rp100 juta. Sementara untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan pihak kepolisian," pungkasnya. (mar) Editor : Donny Tabelak