Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lima Pekerja Tewas dari Kecelakaan Lift di Ayuterra Resort Ubud, Polisi: Pembuktiannya secara Investigasi

Marsellus Nabunome Pampur • Minggu, 3 September 2023 | 02:19 WIB
Polisi memasang garis polisi di lokasi lift ambruk yang menewaskan lima pekerja di Ayuterra Resort, Jalan Raya Kedewatan No.17A, Kedewatan, Ubud.
Polisi memasang garis polisi di lokasi lift ambruk yang menewaskan lima pekerja di Ayuterra Resort, Jalan Raya Kedewatan No.17A, Kedewatan, Ubud.

GIANYAR-Polres Gianyar sudah melakukan olah TKP di Ayuterra Resort Ubud, Gianyar, lokasi lift amruk pada Jumat (1/9/2023) kemarin yang menewaskan lima pekerja masing-masing Kadek Hardiyanti, 24, Sang Putu Bayu Adi Krisna, 19, Ni Luh Supernigsih,20, I Wayan Aries Setiawan, 23, Kadek Yanti Pradewi, 19. 

Ditemui di lokasi olah TKP, Kasat Reskrim Polres Gianyar AKP Ario Seno Wimoko menerangkan bahwa dari penyelidikan itu pihaknya sudah melihat dan membayangkan seperti apa kronologi kejadian tersebut. 

"Kita sebenarnya gambaran jelasnya, gambaran lengkapnya sudah tau kenapa hal ini terjadi. Tapi kami di sini bukan menduga. Pembuktiannya nanti secara investigasi. Jadi setelah ini nanti dari Bidlabfor dan Inafis Polda Bali akan datang ke sini untuk melaksanakan olah TKP lagi," katanya. 

Untuk menentukan apakah nanti ada dugaan kelalaian dari pihak pengelola atau kontraktor, nantinya berdasarkan hasil dari saksi ahli. "Pun nanti pada saat penentuan siapa yang salah, bagaimana ini terjadi, penyebabnya apa, Itu nanti dari saksi ahli, bukan dari kepolisian. Kami sifatnya tidak menduga-duga. Kami Hanya melaksanakan pemeriksaan menyambungkan keterangan antara Bidlabfor dengan saksi ahli, barulah nanti kita akan temukan siapa yang akan bersalah dalam hal ini," tambahnya. 

Sejauh ini, polisi sudah memeriksa sebanyak empat orang saksi dari pihak karyawan. Mereka dimintai keterangan di rumah mereka masing-masing. Hal itu karena mereka masih trauma dengan kejadian yang menimpa lima orang rekan kerja mereka tersebut. Sementara itu, untuk pemeriksaan terhadap pemilik atau pihak pengelola, AKP Ario Seno mengatakan akan dilakukan paling akhir.  

Menurutnya dari keterangan para saksi teknisi, dan buku petunjuk yang ada kapasitas lift itu memang 5 orang. Saat kejadian nahas itu, lima korban sedang menaiki lift dari bawah menuju ke atas loby. Panjang track lift tersebut kurang lebih 65 meter. Lift itu memang digunakan oleh karyawan dan pengunjung. 

"Ada teknisi yang kerja sebagai maintainance yang sudah kita ajak bicara. Menurut dia, kalau memang ada bunyi atau ada yang aneh barulah diperiksa (liftnya). Kami akan dalami, baik teknisi maupun kontraktor yang melaksanakan pemasangan semua akan kami periksa. Untuk pemilik tidak mendesak sekarang untuk dimintai keterangan. Pemilik itu nanti mungkin yang terakhir. Kita minta keterangan saksi semua, kita laksanakan olah TKP berdasarkan hasil labfor, kita periksa teknisi barulah terkahir nanti pemiliknya," pungkasnya sembari menambahkan bahwa polisi juga sudah mengamankan rekaman CCTV yang merekam peristiwa itu. (*)

 

Editor : Donny Tabelak
#ayuterra resort #polres gianyar #lift ambruk #ubud #investigasi