GIANYAR -Wakil Gubernur Bali, Cokorda Oka Artha Ardana Sukawati yang juga selaku Ketua PHRI Bali mengunjungi lokasi lift ambrol di Ayuterra Resort Jalan Kedewatan nomor 174, Ubud, Gianyar, pada Sabtu (2/9). Dalam kunjungannya itu, dia mengecek langsung dokumen dan perijinan pengoperasian lift dari resort tersebut.
"Apa yang kami lihat yang jelas tali selingnya putus. Kelihatan. Pemeriksaan terakhir kondisi lift ini bulan November tahun 2022, belum setahun ada konsultannya yang memeriksa. Rekomendasinya itu dari dinas tenaga kerja provinsi Bali," katanya di lokasi kejadian.
Dia menjelaskan bahwa secara administrasi pihak resort memiliki lima rekomendasi. Mulai dari rekomendasi instalasi pendam kebakaran, listrik hingga penggunaan lift. "Itu pun sudah melalui proses konsultan yang mempunyai kapabilitas dalam hal ini," tambahnya.
Menurut Cok Ace, jika memang nantinya ditemukan adanya dugaan kelalaian dari pemeriksaan dan penyelidikan kepolisian, bukan tak mungkin PHRI atau pemerintah akan memberikan sanksi tegas. Sehingga berkaca dari peristiwa itu, dia pun menghimbau agar hotel-hotel yang menggunakan fasilitas lift serupa agar selalu dirawat dengan baik dan benar. "Kepada hotel-hotel lain mohon dilihat kemunungkinan-kemungkinan terjadi karena dua tahun tak bekerja (pandemi) apakah gir-girnya berjalan baik atau tidak," imbuhnya.
Dari keterangan pihak pengelola, tamu yang ada di resort itu langsung dipindahkan ke sejumlah lokasi hotel lain karena mengalami trauma. “ Tanpa perintah kita, dari pihak pengelola sendiri sudah memindahkan tamu-tamunya ke tempat lain karena trauma," pungkasnya. (*)
Editor : Donny Tabelak