Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terkuak, Jumlah Tali Penahan Lift Maut di Ayuterra Resort hanya Satu

Marsellus Nabunome Pampur • Rabu, 6 September 2023 | 02:15 WIB
Polisi memasang garis polisi di lokasi lift ambruk yang menewaskan lima pekerja di Ayuterra Resort, Jalan Raya Kedewatan No.17A, Kedewatan, Ubud.
Polisi memasang garis polisi di lokasi lift ambruk yang menewaskan lima pekerja di Ayuterra Resort, Jalan Raya Kedewatan No.17A, Kedewatan, Ubud.

GIANYAR-Polres Gianyar dan Polda Bali sudah memeriksa sejumlah saksi terkait tragedi lift nahas di Ayuterra Resort Ubud. Kejadian itu menewaskan 5 orang karyawan. “ Teknisi sudah diperiksa, kontraktor yang memasang awal juga sudah. Sekarang pemeriksaan kami tinggal saksi ahli saja," kata Kasat Reskrim Polres Gianyar, AKP Ario Seno Wimoko, Selasa (5/9). 

Diduga, kecelakaan itu sendiri dipicu oleh putusnya tali seling Lift. Yang mengejutkan, ternyata tali seling yang menggerakkan lift tersebut hanya satu. Dimana sebelumnya tali lift itu berjumlah tiga ruas. Dengan menyisahkan tali seling yang hanya satu ruas, diduga kuat putus dan memicu kecelakaan tersebut. "Tali seling awalnya tiga, sekarang jadi 1. Tahun 2022 masih 3. Baru Maret 2023 kalau gak salah diganti," bebernya. 

Dikatakannya bahwa jumlah ruas tali lift berkurang itu diduga tak kuat menahan beban hingga akhirnya putus. "Mungkin owner-nya yang minta (tali seling dikurangi menjadi satu) ke teknisinya mungkin alasannya perawatan lebih mudah, kalau penggantian lebih gampang. Tapi menurut saya itu jadi salah satu sumber permasalahannya," beber AKP Ario Seno. 

Menurutnya dengan tali seling yang hanya tersisa satu, diduga tak kuat menarik dan menahan beban 5 karyawan yang saat itu berada di dalam lift. Sehingga tali seling itu putus dan membuat lift meluncur bebas dan menewaskan para korban. "Walaupun tali baja itu mungkin kuat angkut beban 500 kg atau 1 ton sekalipun kan tetap namanya cuma 1 tali. Kalau 1 tali itu putus kan gak ada yang lain untuk back up," ujarnya. 

Fakta lain terungkap dari penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Dimana lift itu tak memiliki tombol darurat. Dimana sejatinya fungsi rem darurat yang memiliki sensor otomatis bisa berfungsi secara otomatis menahan laju lift saat terjadi peristiwa tali seling putus.  

"Menurut saya bukan gak digunakan, mungkin memang gak ada itu rem darurat. Atau mungkin rem darurat tidak capable sama sekali. Jadi rem daruratnya itu istilahnya tidak berfungsi sebagaimana harusnya rem darurat. Kata teknisi kemarin rem darurat Hanya untuk melambatkan. Tapi ternyata kan tidak lambat sama sekali. Terjun bebas ke bawah," pungkas perwira dengan balok tiga di pundak ini. (*)

Editor : Donny Tabelak
#ayuterra resort #polres gianyar #lift ambruk #ubud