GIANYAR, radarbali.id -Musim kemarau panjang sebagai dampak elnino dikeluhkan pula oleh warga Kabupaten Gianyar. Selain berkurangnya pasokan air minum dan persawahan, masyarakat kini mengeluhkan kondisi cuaca panas yang cukup ekstrem.
Masyarakat tambah mengeluhkan penggunaan sinar laser di malam hari dari beberapa event di Gianyar juga kini diduga menyebabkan kondisi panas makin parah.
Kondisi itu dikeluhkan oleh Perbekel Temesi, Gianyar, Ketut Branayoga. Dikatakannya, bahwa adanya beberapa sinar laser yang selalu menembak langsung ke langit di malam hari menyebabkan kondisi panas makin menjadi-jadi.
Salah satunya di Pasar Samplangan Gianyar. Diungkapnya bahwa berdasarkan laporan warga, di lokasi itu terdapat permainan anak-anak. Namun, lokasi itu juga selalu menyalakan sinar laser juga saat malam hari. Kondisi itu telah berlangsung selama kurang lebih dua bulan terakhir.
"Hujan di Gianyar Timur lari terbirit-birit karena di kejar oleh sinar lazer. Lokasi lazer di Pasar Samplangan, karena setiap hari ada permainan anak-anak. Kira-kira sejak 2 bulan permainan anak-anak tersebut," katanya Minggu (29/10).
Hal itu menurutnya menyebabkan kondisi makin panas. "Sehingga sampai saat ini di daerah Gianyar timur, panas. Masyarakat kepanasan, dan banyak tanaman di sawah kekeringa," ujarnya. Lanjut dia, kondisi keberadaan sinar laser itu diketahui berdasarkan laporan masyarakat.
Dimana masyarakat memberitahu bahwa adanya sinar laser yang sudah berlangsung cukup lama.
Terkait hal itu, Lurah Samplangan, Gianyar, Ketut Linggih mengatakan, bahwa berdasarkan keterangan pihak penyelenggara wahana permainan, bahwa lampu yang menyala malam hari itu bukanlah sinar laser.
"Menurut penjelasan penyelenggara nike bukan laser, wantah lampu penarik pengunjung. Titiang sampaikan mangkin ring penyelenggara," pungkasnya. ***
Editor : M.Ridwan