Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Gus Gaga Kritisi Kenaikan Tunjangan Pejabat karena Bawahan Tidak Dapat, Ini Dasar Kritiknya

Marsellus Pampur • Selasa, 27 Februari 2024 | 22:10 WIB
KRITISI TUNJANGAN : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra alias Gus Gaga. (Istimewa)
KRITISI TUNJANGAN : Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra alias Gus Gaga. (Istimewa)

GIANYAR, Radar Bali.id-Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gianyar Ida Bagus Gaga Adi Saputra menyayangkan langkah Pemkab Gianyar menurunkan nilai tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) untuk kalangan pegawai kelas bawah di Pemkab Gianyar.

Kendati demikian, pria yang akrab disapa Gus Gaga ini tetap mengapresiasi kebijakan Pemkab Gianyar lewat Perbup Nomor 2 tahun 2024 tentang kenaikan TPP untuk para pejabat di Pemkab Gianyar.

 "Ini benar-benar ironis, sama sekali tidak memihak pegawai bawahan,’’ kata Gus Gaga, Senin (26/2/2024). Menurutnya kebijakan ini sangat tak berpihak pada pegawai bawahan di Pemkab Gianyar. Dia menuturkan, keputusan itu hanya berpihak pada para pejabat kelas atas.

Dengan adanya kebijakan itu menimbulkan kesan seolah hanya para pejabat saja yang bisa bekerja secara baik sehingga berhak mendapatkan tunjangan perbaikan penghasilan. Sedangkan para pegawai bahwahan tidak bekerja dengan baik.

Gus Gaga secara tegas mengatakan bahwa pihaknya tetap mengapresiasi setiap kebijakan peningkatan penghasilan pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar.

Apalagi hal itu ditunjang dengan pendapatan daerah Gianyar yang memungkinkan untuk menaikan nominal penghasilan pegawai. Gus Gaga juga mengaku sudah mendapat banyak keluhan soal hal itu.

Namun tak dipungkiri, ada juga para pegawai yang tidak berani terang-terangan mengeluh.

Jangan dong begini caranya, kasihan mereka (bawahan),’’ ujarnya. Menurutnya, perbedaan TPP antara atasan dan bawahan wajar saja terjadi. Tetapi perbedaan itu sejatinya tidak terlalu jomplang. Dia juga menyarankan agar para pejabat juga mengerti dengan kondisi ekonomi yang dialami bawahan.

 

"Saya tahu itu karena saya dulu merintis karier mulai dari pegawai harian di Kantor Gubernur Bali hingga menjadi Sekda. Makanya, saya sangat tidak bisa mentoleransi jika ada pimpinan instansi yang abai akan kesejahteraan bawahannya,’’ ujarnya.

 

Terkait keputusan itu, dia pun menegaskan bahwa pihaknya akan mempertanyakan kebijakan itu saat rapat di DPRD Gianyar. [*]

 

Editor : Hari Puspita
#tunjangan #Perbup #gus gaga #gianyar