Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Keributan di Pantai Pering Berakhir Damai, Pemilik Anjing dan Pemuda Mabuk Saling Memaafkan

Ida Bagus Indra Prasetia • Selasa, 25 Maret 2025 | 03:30 WIB
MEDIASI: Aparat Polsek Blahbatuh saat menangani persoalan keributan di Pantai Pering, Senin (24/3/2025)
MEDIASI: Aparat Polsek Blahbatuh saat menangani persoalan keributan di Pantai Pering, Senin (24/3/2025)

GIANYAR, radarbali.id– Keributan antara pemuda mabuk dengan pemilik anjing terjadi di Pantai Pering, Blahbatuh pada Minggu (23/3). Si pemabuk yang tidak terima dengan keberadaan anjing itu sempat dikejar masyarakat setempat.

Sebelum kejadian ini melebar, langsung ditindaklanjuti oleh aparat Polsek Blahbatuh. Kejadian berawal melibatkan Adolf Tungu Solo, dengan pengunjung lainnya di Pantai Pering. Insiden ini berawal dari kesalahpahaman antara dirinya dan pemilik seekor anjing yang ada di pantai, yang berujung pada cekcok dan keributan. Namun, berkat tindakan cepat dan profesional dari Polsek Blahbatuh, situasi dapat diredakan dengan baik.

Kronologi kejadian bermula saat Adolf bersama temannya, Martinus Bili Malo, mengonsumsi minuman keras di kos teman. Kemudian mereka berjalan-jalan ke Pantai Pering. Dalam kondisi mabuk, keduanya tiba di pantai sekitar pukul 18.00 WITA dan melihat seekor anjing yang sedang bersama pemiliknya.

Merasa terancam karena anjing tersebut mendekat, Adolf secara spontan menendang anjing tersebut, yang akhirnya memicu teguran dari pemilik anjing.

Teguran tersebut menimbulkan perdebatan antara Adolf dan pemilik anjing, yang berujung pada keributan. Merasa tidak terima, Adolf pun berinisiatif untuk kembali ke motornya dan dengan niat mencari pemilik anjing tersebut. Namun, saat saksi kembali, sekelompok orang yang tidak dikenal langsung menghampiri.

Polsek Blahbatuh, yang menerima informasi langsung bergerak cepat, mengamankan saksi ke kantor polisi untuk dimintai keterangan. Dalam proses interogasi, saksi menjelaskan bahwa peristiwa ini terjadi akibat pengaruh alkohol yang mempengaruhi pikirannya, sehingga menyebabkan kesalahpahaman dengan pengunjung pantai lainnya. Selain itu, saksi juga mengakui bahwa kejadian tersebut tidak seharusnya terjadi jika ia dalam keadaan sadar.

Kapolsek Blahbatuh Kompol Anak Agung Gede Arka menegaskan, permasalahan tersebut telah berhasil diselesaikan dengan baik antara masing-masing pihak. ”Setelah dilakukan klarifikasi, masing-masing pihak memahami kesalahannya serta sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara baik-baik. Mereka telah menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan dan saling memaafkan,” ujar Kapolsek.

Saksi, yang mengakui kejadian tersebut dipicu oleh pengaruh alkohol, juga telah membuat surat pernyataan yang disaksikan oleh keluarganya, dengan itikad baik mengambil keputusan untuk saling memaafkan dengan harapan agar kejadian serupa tidak terulang dan semua pihak dapat menjaga sikap yang lebih bijaksana ke depannya. (dra)

Editor : Ida Bagus Indra Prasetia