Alokasikan Ratusan Miliar Rupiah, Jalan Rusak Parah di Gianyar Ditarget Mulus Total dalam Tiga Tahun

Ida Bagus Indra Prasetia • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 08:06 WIB
Ilustrasi pembangunan jalan raya. (gambar digital gemini/radar bali)
Ilustrasi pembangunan jalan raya. (gambar digital gemini/radar bali)

GIANYAR, Radar Bali.id– Kabar gembira bagi masyarakat Kabupaten Gianyar yang kerap mengeluhkan kondisi infrastruktur.

Baca Juga: Banyak Jalan Rusak, Satu Periode Tak Cukup untuk Perbaikan, DPRD Buleleng Dorong Kepala Daerah  Lobi Pusat dan Cari Sponsor

 Jalan benyah latig (rusak parah) yang selama ini menghiasi beberapa ruas jalan di Gianyar dipastikan akan mulus total dalam waktu tiga tahun ke depan.

Kepastian itu menjadi komitmen dan janji pemerintah saat acara Penandatanganan Kontrak Bersama Tahun 2026 yang digelar di Wantilan Pura Jemeng, Desa Adat Sebali, Desa Keliki, Kecamatan Tegallalang pada Sabtu (18/7/2026).

Baca Juga: DPRD Buleleng Desak Perbaikan 300 KM Jalan Rusak, Minta Tuntas dalam Lima Tahun ke Depan, Ini Alasannya

Bupati Gianyar, I Made Mahayastra menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur jalan merupakan salah satu program prioritas paling utama di masa pemerintahannya. Pada tahun 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Gianyar tidak main-main dengan menggelontorkan alokasi anggaran fantastis sekitar Rp189,875 miliar untuk menangani 36 paket pekerjaan jalan yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Gianyar.

Keto seriusne (begitu serius) bupati membangun infrastruktur. Kami memasang target waktu tiga tahun seluruh jalan kabupaten sudah dapat dituntaskan,” tegas Bupati Mahayastra di hadapan masyarakat pada Sabtu (18/7/2026).

Bupati Mahayastra memaparkan, pada tahun sebelumnya yakni 2025, Pemkab Gianyar telah sukses mengeksekusi 55 paket pekerjaan jalan dengan total anggaran mencapai Rp191.513.938.800.

Selanjutnya pada tahun 2026 ini, program tersebut dilanjutkan secara berkesinambungan melalui 36 paket pekerjaan senilai Rp189.875.000.000. Dengan demikian, pada akhir tahun 2026 nanti, tingkat kemantapan jalan di Gianyar ditargetkan sudah menyentuh angka sekitar 85 persen.

Lebih lanjut dikatakan, memasuki tahun 2027 mendatang, Pemerintah Kabupaten Gianyar akan mulai menggeser fokus pembangunan pada jalan-jalan lingkungan, setelah sebagian besar ruas jalan utama milik kabupaten dinyatakan dalam kondisi mantap dan mulus.

”Astungkara, saat saya selesai menjabat sebagai Bupati nanti, tidak ada lagi jalan kabupaten yang ditemukan rusak,” ungkap Bupati asal Melinggih, Payangan ini.

Menurutnya, esensi dari membangun daerah bukan sekadar mewujudkan fisik bangunan semata, melainkan membangun untuk asas kebermanfaatan dan kepentingan rakyat.

”Infrastruktur jalan yang baik dipastikan akan memperlancar mobilitas masyarakat, mendongkrak perekonomian daerah, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gianyar secara luas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gianyar, I Dewa Gede Putra Hartawan menyampaikan, pada tahun 2026 ini Pemkab Gianyar memang fokus menggeber 36 paket pekerjaan penanganan jalan.

Ia membeberkan, berdasarkan data kondisi riil di lapangan pada tahun 2026, persentase jalan mantap di Kabupaten Gianyar sebenarnya sudah mencapai sekitar 80,66 persen. Melalui eksekusi paket-paket pekerjaan di tahun 2026 ini, angka tersebut diyakini akan terus merangkak naik secara signifikan.

Ditambahkan Dewa Hartawan, dari total 36 paket pekerjaan penanganan jalan tersebut, sebanyak 5 paket di antaranya telah rampung dikerjakan, 10 paket sedang dalam proses pengerjaan intensif, dan sisanya akan segera dikerjakan dalam waktu dekat. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
infrastruktur jalan kabupaten pemkab gianyar perbaikan jalan gianyar