Radar Bali.id-Pesan moral berdasarkan fakta kejadian diangkat ke layar perak. Kali ini tentang kisah Vina korban kekejaman geng motor di Cirebon. Ini dilakukan untuk pembelajaran kepada masyarakat, khususnya anak muda.
Kisah ini terjadi pada tahun 2016 silam, seorang wanita yang ditemukan tewas dalam kondisi hancur.
Awalnya pihak keluarga mengira anaknya meninggal akibat lalu lintas kecelakaan, namun setelah kejadian itu salah satu temannya kerasukan dan menceritakan kisah yang sebenarnya. Pelaku kemudian berhasil ditangkap dan diadili oleh pihak kepolisian.
Kisah ini resmi diangkat oleh rumah produksi Dee Company. Dalam akun instagramnya yang dikutip Senin (10/7/2023) tertulis bahwa perusahaan telah bertemu dengan kedua orangtua Vina dan mendapat restu untuk mengangkat kisahnya ke layar bioskop.
“Dee Company mengangkat kisah Vina, korban pembunuhan geng motor di Cirebon pada 2016 ke layar lebar dengan judul Vina: Sebelum tujuh hari. Produser/CEO Deeraj Khalwani Bersama orang tua dan keluarga Vina,” tulis akun @Deecompany_Official
Di dalam postingan itu terlihat keluarga Vina menandatangani kontrak kerja sama dengan rumah produksi Dee Company untuk mengangkat kisah anaknya ke layar lebar.
Pengangkatan kisah vina ke layar lebar viral di media sosial, pasalnya banyak warganet yang menunggu kisah ini diangkat menjadi film.
“Akhirnya kisah Vina diangkat ke layar lebar Al fatihah untuk almarhum Vina dan semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” cuit akun @afifmichael dalam kolom komentar Dee Company."Wajib non sih," tulis @suchi.zb
Selain tidak sabar untuk melihat kisah vina yang difilmkan, beberapa warganet juga antusias untuk mengikuti casting film tersebut.“Info casting film pak,” tulis akun @daffahermansyah19. [JPG/jawapos]
Editor : Hari Puspita