Menteri ATR Sudah Tiba, Presiden Belum Konfirmasi Hadir, Penanda Higienis, Pedagang Makanan Akan Ditempel Stiker
M.Ridwan• Jumat, 14 Juni 2024 | 17:47 WIB
MERAH PUTIH: Panggung utama untuk pembukaan Pesta Kesenian Bali 2024 sudah berdiri dan menunggu kepastian Presiden Jokowi untuk membuka pesta kesenian tahunan ini.
DENPASAR, radarbali.id - Hajatan tahunan Pemerintah Provinsi Bali, Pesta Kesenian Bali (PKB) akan dibuka besok (15/6), namun sampai saat ini belum ada kepastian dari Sekretariat Negara (Setneg) kedatangan Presiden Joko Widodo untuk membuka acara tersebut.
Sedangkan di sisi lain, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Agus Harimurti Yudhoyono sudah tiba di Bali dari Rabu kemarin (12/6). Dalam postingan di Instagram Agus Yudhoyono, agenda di Bali akan menghadiri agenda Reforma Agraria Summit dan juga hadir ke acara Pesta Kesenian Bali XLVI.
Tampak di Jalan Raya Puputan, Renon, tenda untuk para tamu undangan pembukaan PKB sudah dipasang dengan balutan kain berwarna merah dan putih. Tenda tersebut akan menjadi tempat para pejabat, baik daerah hingga nasional, termasuk presiden dan para menteri.
Dikonfirmasi dengan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, Prof I Gede Arya Sugiartha mengatakan menjelang h-2 belum ada konfirmasi dari sekretariat negara mengenai kehadiran Presiden Joko Widodo. Meski demikian, menurut Arya masih ada waktu dua hari lagi menunggu konfirmasi RI 1. Kedatangan Agus Yudhoyono yang sudah di Bali bukan untuk membuka acara melainkan sebagai tamu undangan.
"Belum ada (konfirmasi kehadiran presiden). Itu pak menteri, tapi yang membuka belum ada. Kami masih menunggu. Kan masih lagi dua hari biasalah itu," katanya.
Disinggung mengenai menteri yang akan hadir, Mantan Rektor ISI ini belum bisa menyebutkan karena tidak membawa catatan undangan. "Saya belum mengecek karena ada di biro umum dan protokol. Belum tahu saya dan belum sempat tanya," katanya.
Prof Arya menyatakan persiapan pawai PKB sudah rampung tinggal menanti hari H untuk pelaksanannya. Tidak hanya penampilan seni, PKB juga menjadi ajang para UMKM di Bali menampilkan produknya baik kerajinan dan kuliner.
Khusus makanan yang akan dijual sudah melalui seleksi dan pemeriksaan. Bahkan stand makanan akan dipasangkan stiker sebagai tanda terjamin higienis makanannya. Pemprov Bali bekerja sama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) untuk melakukan pemeriksaan secara berkala mengetahui kesehatan makanan.
"Akan ada pemberian stiker sesuai arahan Pak Pj Gubernur nanti yang baik akan diberikan stiker bahwa ini makanan sudah bagus. Akan ada pengecekkan secara berkala terhadap makanan yang dijual di area PKB," jelasnya.
Prof Arya menjelaskan yang mengurusi UMKM makanan adalah Dinas Koperasi dan UKM sedangkan UMKM kerajinan adalah DInas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag). "Mereka yang tahu perekrutan dan yang dipamerkan serta sistemnya," tandasnya.***