JAKARTA, radarbali.id – Pernikahan Irish Bella dengan Haldy Sabri nampaknya membuat kehebohan warganet.
Tak disangka hanya butuh hitungan bulan sejak status janda ia sandang, Irish Bella telah move on begitu cepat.
Netizen pun terkejut dengan hal tersebut namun, jika mengingat ke belakang Irish memang dibilang cepat dan gampang move on sejak berpacaran dengan kekasihnya sebelum Ammar Zoni.
Keputusan menikah cepat tersebut juga dikarenakan pihak laki pandai meluluhkan hati janda beranak dua tersebut.
Bagaimana tidak, Haldy Sabri ternyata bukan orang yang sembarangan.
Rekam jejak dan pengalaman hidup serta kedewasaannya dirasakan sangat dibutuhkan Irish Bella.
Ia diketahui sebagai pengusaha yang memimpin beberapa perusahaan miliknya dan juga seorang raja minyak asal Aceh.
Sebelumnya, Haldy Sabri diketahui pernah menikah dengan wanita bernama Dwi Astuti yang kini telah meninggal dunia.
Dari pernikahannya dengan Dwi menghasilkan dua anak yang saat ini tengah mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.
Hal tersebut diungkap oleh pengacara Ammar Zoni, ia mengatakan Haldy Sabri adalah sosok yang dibutuhkan Irish Bella.
“Dia bertanggung jawab, anaknya duanya lagi kuliah, ini yang diliat Irish dia butuh laki bertanggung jawab untuk masa depan anaknya,” ucap pengacara Ammar Zoni.
Sebelum menikah pun kabarnya Irish Bella memberitahukan Ammar Zoni.
Ammar Zoni pun percaya pada keputusan Irish Bella tersebut dan ia juga berharap anak-anaknya mendapat ayah yang baik dan bertanggung jawab.
Selain bertanggung jawab, Haldy Sabri dikenal sebagai pria bucin.
Haldy Sabri diketahui membangun sebuah masjid untuk almarhum istrinya untuk mengenang cintanya yang diberi nama Masjid Al-Ikhlas Dwi Astuti.
Mendapatkan sosok yang bertanggung jawab dan mencintai keluarga, Irish Bella pun tak butuh lama untuk move on.
Ia mengungkapkan pernikahan yang dianggap cepat oleh banyak orang tersebut merupakan keputusan yang penuh pertimbangan dan doa serta petunjuk Allah.
Hal tersebutlah yang membuat ia mengambil langkah pasti menerima pinangan raja minyak asal Aceh tersebut.***
Editor : Desi Rabiati