Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Terkuak Motif Pembunuhan Aktor Sandy Permana Hanya Masalah Sepele, Pelaku Orang Terdekat!

Desi Rabiati • Senin, 13 Januari 2025 | 21:51 WIB
Aktor Sandy Permana ditemukan tewas
Aktor Sandy Permana ditemukan tewas

DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Kabar pembunuhan artis kolosal Sandy Permana sontak membuat jagat Maya heboh.

Sandy Permana yang ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di pinggir jalan dekat dengan kediamannya tersebut menghembuskan nafas terakhir Minggu 12 Januari 2025 pukul 7 pagi.

Menurut kesaksian ketua RT komplek tersebut, terdapat luka bekas tikaman di tubuh pria berusia 46 tahun tersebut.

Penikaman tersebut terjadi sesaan setelah ia memberi pakan ternaknya dan dalam perjalanan pulang.

Terdapat tiga tusukan pada tubuh Sandy yang mengeluarkan darah banyak hingga ia meninggal karena kehabisan darah.

Untungnya sebelum menghembuskan nafas, Sandy sempat menyebut nama pelaku penikamannya tersebut.

Ia memberitahu warga yang mendapatinya tengah terluka dan membawanya ke rumah sakit.

Orang yang disebutnya sebagai pelaku tersebut pun akhirnya diburu polisi untuk dimintai keterangan.

Pelaku tersebut tak lain merupakan tetangga Sandy yang sebelumnya punya masalah dengannya.

Sandy dan pelaku diketahui ribut dan adu argumen saat rapat lingkungan warga.

Pelaku diduga tersinggung dengan ucapan Sandy lalu menyimpan dendam.

Motif dendam pun diduga pemicu pembunuhan terhadap aktor 46 tahun tersebut sehingga nyawanya melayang.

Tak hanya itu, rumor jika mereka sering berselisih paham juga beredar.

Bahkan ada yang menyebutkan jika keduanya cek cok urusan minuman keras.

Motif sesungguhnya belum bisa dipastikan lantaran pelaku hingga saat ini masih diburu.***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : Desi Rabiati
#nafas terakhir #Sandy Permana #aktor #mak lampir #Pembunuh Sandy Permana