Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Stand Up Indo Bali Gelar Hoora Hoora Vol.2 di Istana Taman Jepun 19 Juli 2025

Marsellus Pampur • Rabu, 16 Juli 2025 | 02:08 WIB
RANGKAIAN HUT: Founder Stand Up Indo Bali Jayanthi dan Kalpika saat jumpa pers di Sunset Road Kuta, Badung, Selasa (15/7/2025). (Marsellus Pampur/Radar Bali)
RANGKAIAN HUT: Founder Stand Up Indo Bali Jayanthi dan Kalpika saat jumpa pers di Sunset Road Kuta, Badung, Selasa (15/7/2025). (Marsellus Pampur/Radar Bali)

MANGUPURA, radarbali.jawapos.com -Komunitas Stand Up Indo Bali kembali menggelar Hoora-Hoora vol.2.

Dalam event yang digelar dalam rangka ulang tahun komunitas yang ke 14 tahun ini, Stand Up Indo Bali akan mengundang sejumlah komika nasional. Event ini sendiri akan digelar ada tanggal 19 Juli 2025, Istana Taman Jepun, Denpasar.

Jayanthi, salah satu founder Stand Up Indo Bali menjelaskan, event ini bukan sekadar hiburan musiman, melainkan wujud nyata dari misi membangun ekosistem komedi yang sehat, terbuka, dan berkembang dimulai dari Bali.

Line up event kali ini akan menghadirkan sederet nama besar di panggung stand up komedi nasional.

Sebut saja Dicky Difie, maestro karakter komedi yang ekspresif dan penuh kejutan. Lalu Mamat Alkatiri, dengan gaya penyampaian satire sosial dengan gaya khas Timur.

Ada pula komedian wanita, Musdalifah Basri, dan Ryan Adriandhy. Sementara komika lokal Bali akan diisi oleh Guntur, Gusti, Jebret, Koban, Satria, dan Yoksan.

Selain stand up komedi, panggung juga akan diisi oleh Yono Bakrie & Restha dan juga live podcast ABG (Arif Brata, Bintang Emon, dan Gilbhas).

”Di Hoora-Hoora Vol.2 ini, kami tidak hanya menampilkan nama besar, tetapi juga memberi panggung kepada bibit muda yang selama ini mungkin hanya tampil di komunitas kecil.

Komedi seharusnya bisa tumbuh dari bawah, dan Bali adalah tanah yang sangat subur untuk itu," kata Jayanthi di Sunset Road Kuta, Badung, Selasa (15/7/2025) malam.

Pada kesempatan yang sama Founder Stand Up Indo Bali lainnya, yakni Kalpika menambahkan, komedi adalah medium sosial yang sangat kuat. la bisa menjadi kritik, pelipur lara, bahkan ruang penyembuhan.

”Hoora Hoora adalah bentuk kecil dari revolusi budaya bahwa tawa kita punya makna. Dan kami ingin membagikan makna itu, dari Bali, untuk siapa saja yang butuh harapan," tandasnya. (mar)

Editor : Rosihan Anwar
#Hoora Hoora Vol 2 #Stand Up Indo Bali