DENPASAR,radarbali.jawapost.com – Perceraian Tasya Farasya dengan Ahmad Assegaf saat ini telah memasuki sidang perdana di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Kabar perceraiannya tersebut sempat membuat heboh publik lantaran keduanya dikenal sebagai pasangan yang harmonis.
Banyak fakta mencengangkan yang terkuak dalam persidangan Tasya Farasya.
Ia menyebutkan bahwa Ahmad Assegaf tak pernah menafkahinya selama tujuh tahun pernikahannya.
Hal lain yang tak kalah mengejutkan adalah terungkap bahwa Ahmad Assegaf menggelapkan dana perusahaan Tasya Farasya yang nominalnya mencapai milyaran rupiah.
Diwakili oleh kuasa hukumnya, Tasya Farasya menyebutkan perceraian tersebut bukan soal angka milyaran namun rasa kecewa yang berujung pertengkaran terus menerus.
Tasya sesungguhnya tidak mempermasalahkan nominal yang digelapkan Ahmad akan tetapi rasa kecewa yang berlarut-larut membuat pertikaian rumah tangganya.
Akibatnya, pada 10 September 2025 Ahmad memutuskan menjatuhkan talak pada ibu anak-anaknya tersebut.
Setelah itu, Tasya memutuskan menggugat cerai secara negara di Pengadilan Agama Jakarta Selatan.
Lebih lanjut, pengacara Tasya menyebutkan bahwa tak hanya menggugat cerai, kliennya juga mengirim somasi pada ayah anak-anaknya tersebut.
Isi somasi tersebut adalah soal penggelapan dana yang dituntut ya untuk segera dilunasi.
Tak hanya itu, ia juga menuntut nafkah sang anak dengan nominal hanya seratus rupiah saja.
Saat ini mediasi gagal membuat keduanya rujuk dan sidang lanjutan telah terjadwalkan.***
Editor : Desi Rabiati