Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nusantara International Folklore Festival 2025 : Memikat dengan Ratusan Peserta dan Antusiasme Penonton

Marsellus Nabunome Pampur • Jumat, 26 September 2025 | 20:10 WIB
DARI UBUD UNTUK DUNIA: Para pegiat Nusantara Internasional Folklore Festival digelar di Ubud pada Kamis (25/9) sore.( Foto Marsellus Pampur)
DARI UBUD UNTUK DUNIA: Para pegiat Nusantara Internasional Folklore Festival digelar di Ubud pada Kamis (25/9) sore.( Foto Marsellus Pampur)

 

Ubud, Gianyar, kembali memperkuat predikatnya sebagai pusat seni dan budaya Bali dengan digelarnya Nusantara International Folklore Festival (NIFF) 2025. Festival internasional ini berlangsung meriah di Museum Arma, Ubud, pada Kamis (25/9/2025) dan Jumat (26/9/2025), menghadirkan kolaborasi antara seniman nasional dan mancanegara.

ACARA yang dihelat  Yayasan ArdhabaribDharma Chitta ini menjadi magnet dengan target 1.000 penonton langsung, melibatkan total lebih dari 400 partisipan, termasuk 100 seniman internasional dari negara-negara seperti Selandia Baru, Taiwan, dan Jepang, serta 200 partisipan nasional.

ubud festivalBaca Juga: Utopia: Pameran Tunggal Redmiller Blood di Ubud Ini Mengingatkan Bahaya Media Sosial

Misi Budaya dan Perdamaian Dunia

Menurut Sita Tyasutami, Festival Director dan produser seni pertunjukan, pemilihan Ubud bukan tanpa alasan. "Bali, khususnya Ubud, dikenal sebagai pusat seni. Banyak seniman dan turis datang menikmati kesenian di sini," jelasnya saat pembukaan pada Kamis (25/9/2025).

NIFF dirancang sebagai platform bagi komunitas internasional untuk mempersembahkan warisan budaya mereka, sekaligus menyuguhkan kekayaan seni tradisional Indonesia kepada peserta dan warga asing. Lebih dari itu, festival ini mengemban misi yang lebih tinggi.

"Kami berpikir, kita harus membuat festival di sini agar orang luar berbondong-bondong datang ke Indonesia. Tujuannya adalah mendorong saling pengertian antarbangsa, memperkuat perdamaian dunia melalui pertukaran seni, serta melestarikan warisan budaya takbenda sebagai identitas kolektif," ujar Maria Darmaningsih, penari legendaris sekaligus pendiri Indonesian Dance Festival, yang juga menjabat sebagai Artistic Director festival.

Lanjutan Setelah JIFF

NIFF merupakan kelanjutan dari kesuksesan Jakarta International Folklore Festival (JIFF) yang digelar Yayasan pada tahun 2019, yang saat itu diikuti oleh 28 grup dari delapan negara.

"Dari memori dan kebahagiaan saat itu, kami sepakat menggelarnya lagi dengan nama yang diubah menjadi Nusantara Internasional Folklore Festival, dengan harapan ke depannya bisa digelar di sejumlah wilayah di nusantara," tambah Sita Tyasutami.

Dukungan Tokoh Seni Lintas Generasi

Kredibilitas festival ini diperkuat dengan kehadiran sejumlah tokoh terkemuka dalam jajaran pengarah dan kurator:

Dengan dukungan penuh dari para maestro dan antusiasme partisipan internasional, NIFF 2025 tidak hanya memanjakan mata turis dan masyarakat lokal, tetapi juga menegaskan posisi Ubud sebagai simpul pertukaran budaya global yang vital.[*]

Editor : Hari Puspita
#festival internasional #Folklore #seni dan budaya #ubud #gianyar