FLORIDA, radarbali.jawapos.com - Jagat industri musik dunia terhenyak dan berduka. Sam Rivers, sang pendiri sekaligus bassist Limp Bizkit,pada Sabtu(19/10/25) di usia 48 tahun.Kabar duka ini diumumkan secara resmi melalui akun Instagram band mereka.
Dalam unggahan tersebut,Limp Bizkit menyampaikan turut berbelasungkawa yang mendalam atas kepergian rekan mereka dengan memberikan keterangan “In Loving Memory of Our Brother, Sam Rivers”. Unggahan tersebut telah mendapat likes hingga 549.840 ribu dalam satu hari sejak di unggah.
“Hari ini kami kehilangan saudara kami,Teman band dan denyut jantung kami,”tulis limp Bizkit dalam unggahan tersebut.
Sam Rivers bukan hanya pemain bass kami,dia adalah keajaiban murni. Ia adalah
Denyut nadi di bawah setiap lagu, ketenangan dalam kekacauan jiwa dalam suara,paparnya.
Hingga saat ini,penyebab meninggalnya Rivers belum diumukan secara resmi oleh pihak keluarga dan manajemen Band. Dikutip dari akun Tiktok Hai_Online,Sam di vonis mengidap penyakit liver pada tahun 2011 karena kebanyakan mengkonsumsi alkhohol sehingga harus menjalani transplantasi hati pada tahun 2017 lalu.
Samuel Robert Rivers, adalah seorang musisi asal Amerika Serikat dan bassist grup music Limp Bizkit yang lahir pada 2 September 1977 di Jacksonville,Florida,Amerika serikat. Ketertarikannya di dunia musik di mulai sejak kecil dengan memainkan tuba di sekolah menengah ( Arlington Middle School) dan terpengaruh oleh grup musik Black Sabbath dan Megadeth, Ia menyebut Jeff Ament dari Pearl Jam sebagai pengaruh besar dalam gaya bermainnya.
Pada Tahun 1994 Rivers(bassist),Fred Durst(Vokal),Wes Borland(Gitaris),Jhon otto ( Drum) membentuk sebuah grup band Nu metal yang di beri nama Limp Bizkit. Formasi ini kemudian di lengkapi oleh Dj Lethal.
Limp Bizkit mencapai kesuksesan komersial dengan album studio kedua dan ketiganya, Significant Other (1999) dan Chocolate Starfish and the Hot Dog Flavoured Water (2000), meskipun kesuksesan ini dirusak oleh serangkaian kontroversi seputar penampilannya di Woodstock '99 dan 2001 Festival Big Day Out.
Penampilan visual Borland yang rumit, yang meliputi cat wajah dan tubuh, topeng dan seragam, juga memainkan peran besar dalam pertunjukan langsung Limp Bizkit. Band ini telah dinominasikan untuk tiga Grammy Awards, menjual 40 juta rekaman di seluruh dunia, dan memenangkan beberapa penghargaan lainnya.
Rivers dikenal sebagai pemain bass yang gaya bermainnya agresif,groove dan memadukan teknik slap serta fingerstyle khusus yang mendukung rap metal mereka dan menjadi nyawa dari lagu mereka seperti Nookie,Break stuff,My Generation dan Take a look around.
Dari catatan pertama yang pernah kami mainkan bersama, Sam membawa cahaya dan irama yang tidak pernah bisa digantikan. Bakatnya mudah, kehadirannya tak terlupakan, hatinya sangat besar.
“Kami berbagi begitu banyak momen yang liar, yang tenang, yang indah dan semua dari mereka lebih berarti karena Sam ada di sana, Dia adalah tipe manusia sekali seumur hidup.
Legenda sejati dan rohnya akan hidup selamanya di setiap alur, setiap tahap, setiap kenangan”
“Kami mencintaimu sam,Kami akan selalu membawa Anda bersama kami. Istirahatlah dengan tenang, saudaraku. Musikmu tidak pernah berakhir,turup Fred, Wes, John & DJ Lethal (personel Limp Bizkit) dalam postingannya.*** (novian)
Editor : M.Ridwan