Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

King Of Fools, Komunitas Anak Muda dan Momentum Sambut Hari Kasih Sayang Dalam Sebuah Senja, Sejuta Cerita

Tim Redaksi • Senin, 2 Februari 2026 | 06:34 WIB

 

 

Flayer konser musik 21 Januari 2026
Flayer konser musik 21 Januari 2026

DENPASAR, radarbali.jawapos.com –  Komunitas King Of Fools mulai berdiri tahun 2006 dan belum ada target besar, juga belum ada rencana jangka panjang. 

Bahkan tak terpikirkan melaksanakan kegiatan apa. Setingannya disebut hanya sebatas perkumpulan anak muda yang ingin menambah relasi dan jadi tempat cerita dan keluh kesah.

Di tahun awal perjalanannya, berjalan apa adanya. Tidak selalu didengar, sering dianggap sebelah mata. Tapi justru di situ King Of Fools belajar satu hal penting, bertahan bukan karena ramai, tapi karena percaya. Percaya pada proses, dan pada setiap prinsip yang di pegang.

Tahun berganti tahun, komunitas ini selalu menyelipkan kegiatan peduli alam yang memang perlu diciptakan oleh seluruh generasi muda hanya dengan berpegang teguh semangat kerjasama dan gotong royong.

“Perubahan besar datang di tahun 2017 lewat sebuah langkah kecil bernama Diamond Project.  Event ini bukan dibuat supaya terlihat hebat. tetapi melihat rasa persaudaraan dan menjadi ruang tumbuh serta kreativitas kecil dari anak anak muda yang mau belajar dan berkembang,” kata Adrian dalam siaran pers yang diterima media, Sabtu 31 Januari 2026.

Setelah itu, perjalanan berkembang perlahan lewat Diamond Party.  “Diamond” bukan simbol kemewahan, tapi pengingat,  sesuatu yang bernilai memang tidak lahir instan.

“Hal terpenting Diamond Party menjadi ruang tumbuh, tempat ide bertabrakan, tempat gagal, dan tempat semua orang punya kesempatan bersinar dengan caranya sendiri.  Juga perayaan sederhana, hangat dan momen membuktikan kita sudah sejauh ini, dan itu layak dirayakan. Di sana, musik, tawa, dan cerita bercampur tanpa jarak,” katanya.

Selama 17 tahun berjalan komunitas ini menerbitkan sebuah kegiatan baru bernama Beauty Of Caring. 

“Konsep ini kami “Hal terpenting Diamond Party menjadi ruang tumbuh, tempat ide bertabrakan, tempat gagal, dan tempat semua orang punya kesempatan bersinar dengan caranya sendiri.  Juga perayaan sederhana, hangat dan momen membuktikan kita sudah sejauh ini, dan itu layak dirayakan. Di sana, musik, tawa, dan cerita bercampur tanpa jarak,” katanya.

Selama 17 tahun berjalan komunitas ini menerbitkan sebuah kegiatan baru bernama Beauty Of Caring. 

“Konsep ini kami ambil berlandaskan Konsep Tri Hita Karana yang dimana menjaga keharmonisan dengan tuhan, manusia, dan alam. Kami melakukan kegiatan ini dengan penuh kepedulian yang tinggi dan ingin meyakini bahwa semua semua layak untuk dicintai,” katanya.

Perjalanan panjang ini akhirnya bermuara pada Diamond Musik, sebuah konser musik yang membawa semua cerita tadi ke atas panggung.

Bukan hanya tentang suara dan cahaya saja, tapi tentang perjalanan, proses dan harapan. Diamond Musik menjadi bukti bahwa mimpi yang dijaga pelan-pelan tetap bisa menemukan bentuknya.

Memasuki pergantian tahun 2026, King Of Fools adalah kumpulan orang yang percaya, generasi muda mampu menciptakan kreativitas yang dimiliki.

Perjalanan ini belum selesai. Dan mungkin memang tidak perlu selesai. Karena selama masih ada semangat, kepedulian.

“Di hari pelaksanaaan konser musik kami di tanggal 21 Februari 2026 kami pun bekerjasama dengan komunitas KARFA yang peduli terhadap sampah dengan memproses daur ulang sampah dengan menjadi barang fungsi yang bisa digunakan untuk siapa saja. Karena sejatinya disini kami tidak hanya mencari kesenangan musik yang bisa dikenang tetapi juga rasa perduli kami terhadap alam sekitar,” kata Adrian.***

Editor : M.Ridwan
#konser musik #komunitas anak muda #King Of Fools