Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Seru! Perebutan Takhta Singasana III: 64 Ogoh-Ogoh Tabanan Mulai Unjuk Gigi!

Juliadi Radar Bali • Selasa, 3 Maret 2026 | 15:57 WIB

BERSAING KETAT : Karya Ogoh-ogoh ST Panji Semerang, Banjar Sembung Meranggi, Kerambitan Tabanan dengan nama ogoh-ogoh "Bhukti Bhakti".(juliadi/radar bali)
BERSAING KETAT : Karya Ogoh-ogoh ST Panji Semerang, Banjar Sembung Meranggi, Kerambitan Tabanan dengan nama ogoh-ogoh "Bhukti Bhakti".(juliadi/radar bali)

 

Demam pengerupukan mulai terasa di Kabupaten Tabanan. Sebanyak 64 karya seni ogoh-ogoh dari seluruh pelosok kecamatan resmi terdaftar untuk bertarung dalam ajang bergengsi Festival Ogoh-Ogoh Singasana III 2026.

TAHUN ini memang dirasa beda. Dinas Kebudayaan Tabanan mencatat persaingan tahun ini sangat ketat, terutama di wilayah perkotaan. Kecamatan Tabanan memimpin dengan mengirimkan 14 perwakilan.

Pada posisi berikutnya, disusul oleh Kecamatan Kediri dengan 12 peserta, dan Marga dengan 11 peserta.

Penilaian Hybrid: Media Sosial Jadi Penentu Awal

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, proses kurasi dimulai secara hybrid. Kepala Dinas Kebudayaan Tabanan, I Made Subagia, menjelaskan bahwa tahap pertama penilaian telah berlangsung pada 28 Februari hingga 1 Maret kemarin.

Juri tidak hanya melihat fisik patung, tetapi juga membedah konten kreatif yang diunggah para pemuda (Sekaa Teruna-Teruni) ke media sosial mereka.

"Penilaian hybrid ini dilakukan untuk menyaring dan menentukan predikat lima besar di masing-masing kecamatan," ujar Subagia, Senin (2/3/2026).

Juri Turun Gunung ke Lapangan

Setelah seleksi digital usai, tim juri dijadwalkan akan "turun gunung" langsung ke balai banjar mulai 3 hingga 7 Maret 2026. Tujuannya satu: menentukan tiga besar terbaik di tiap kecamatan.

Namun, nasib unik dialami oleh perwakilan dari Kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat. Karena hanya ada satu pendaftar dari masing-masing wilayah tersebut, mereka dipastikan melenggang mulus ke babak berikutnya.

 "Artinya, mereka tidak ada saingan di tingkat kecamatan," imbuh Subagia sembari tersenyum.

Hadiah Rp 35 Juta dan Tiket Menuju Taman Bung Karno

Motivasi para peserta dipastikan berlipat ganda tahun ini. Pemenang pertama dari setiap kecamatan tidak hanya membawa kebanggaan, tetapi juga berhak mengantongi dana kepesertaan sebesar Rp 35 juta untuk berlaga di tingkat kabupaten.

Nantinya, 10 ogoh-ogoh terbaik—satu perwakilan dari setiap kecamatan—akan dipamerkan di Taman Bung Karno selama tiga hari, mulai 13 hingga 15 Maret 2026.

Jadwal Puncak Festival

Catat tanggalnya! Berikut adalah rangkaian puncak Singasana III:

"Puncaknya, seluruh karya terbaik tersebut akan diparadekan dalam rangkaian akhir festival pada 15 Maret nanti," pungkas Subagia.[*]

Editor : Hari Puspita
#tabanan #perayaan nyepi #festival #ogoh-ogoh #Pengerupukan