Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Lolot-Tiari Bintang: Tato Bukan Hal Buruk, Bentuk Musisi untuk Mengekspresikan Diri

Marsellus Pampur • Senin, 21 Oktober 2024 | 04:00 WIB
KOMPAK: Pasangan suami istri (pasutri) musisi Bali I Made “Lolot” Bawa bersama istrinya, Tiari Bintang kompak saling suka seni tato.
KOMPAK: Pasangan suami istri (pasutri) musisi Bali I Made “Lolot” Bawa bersama istrinya, Tiari Bintang kompak saling suka seni tato.

Seni tato dan musik, dua hal yang tak terpisahkan. Tak sedikit musisi atau penyanyi yang memiliki tato di tubuhnya. Di Bali, banyak musisi yang menyukai seni tato. Salah satunya adalah I Made Bawa alias Lolot.

FRONT MAN dari band Lolot ini sudah memiliki tato di tubuhnya sejak dirinya masih duduk di bangku sekolah menengah pertama. Begitu juga bergelut dengan dunia musik juga sudah dari lama.  ”Saya tatoan sejak SMP. Dan tato terakhir saya adalah gambar Dewi Saraswati,” katanya ditemui di Batubulan Gianyar beberapa waktu lalu.

Lolot memiliki sejumlah tato di tubuhnya. Tato terakhir dikerjakan di tahun 2009 silam. Kendati begitu, dirinya juga masih tetap ingin menambah tato. Menurutnya, tato bagi seorang musisi adalah bentuk ekspresi diri. Hal ini juga yang membuat dirinya memberikan kebebasan kepada sang istri, yakni Tiari Bintang yang juga merupakan seorang penyanyi.

”Saya memberikan kebebasan (istri) karena kami memiliki kesamaan dalam dunia berkesenian. Saya punya anggapan wajar-wajar saja untuk mengekspresikan diri,” tambahnya.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Tiari Bintang juga menyebut bahwa orang bertato bukan berarti buruk.  Menurutnya tato tak lebih dari bagian dari seni. ”Kalau tato itu ciri khas saya, ini bagian dari gaya dan cara saya untuk meluangkan suasana hati dan menggambarkan hati saya,” ujar Tiari.

 Wanita yang juga baru saja merilis album musik perdananya ini tak menampik bahwa ada anggapan buruk masyarakat tentang wanita bertato. Hal itu menurutnya sah-sah saja. Namun, dia juga tak ingin anak-anaknya memiliki tato.

”Saya juga punya anak-anak perempuan. Kalau bisa jangan bertato. Sebenarnya hal yang bagi saya ini kotor juga untuk badan. Tetap sejauh ini bagi saya ini bentuk ekspresi saya. Sebagai seorang istri dan seorang ibu, kita punya batasan untuk berekspresi diri. Mungkin sejauh ini saya cuma mengekspresikannya melalui tato,” pungkasnya.***

Editor : Made Dwija Putera
#musisi bali #Lolot Band #made bawa #tiari bintang bali #seni tato