Restoran yang beroperasi pada pukul 18.00 - 22.30 ini menawarkan seafood segar serta olahan nabati yang lezat. Signature menu di Tanah Liat yaitu “Balinese Oyster ½ dozen”.
"Didatangkan dari Laut Lombok, oyster segar ini memiliki rasa yang bersaing dengan oyster Perancis. Dikombinasikan dengan tamarillo granite, foam mentimun, bawang merah cincang dan cuka untuk membangkitkan sensasi segar namun tidak menghilangkan cita rasa alami dari oyster itu sendiri," ungkap Alit Mendala, selaku Executive Chef Renaissance Bali Nusa Dua Resort.
Menu seafood lainnya yakni “Lombok Sea Urchin” yang terbuat dari daging bulu babi dipadu dengan kaldu dashi khas Jepang dan tambahan tofu, wakame, wijen panggang, tempura oba, anggur laut serta kaviar. Kedua menu pembuka tersebut sangat cocok disajikan untuk pecinta boga bahari.
Sedangkan untuk menu utama Chef Alit merekomendasikan vegan lasagna, “Beyond Meat Lasagna, menawarkan keunikan rasa dari daging buatan dari kacang polong, beras merah, kacang hijau dan kacang fava.
Rasa dan Tekstur menyerupai daging asli, banyak tamu yang menyukai kreasi tersebut. Daging tersebut diolah dengan lapisan pasta tanpa telur, soy milk béchamel, saus tomat dan keju vegan,” jelas Chef Alit.
Sebagai penutup Flexi Chocolate Ganache manjakan lidah penikmat dengan coklat yang lumer di mulut dengan cita rasa manis – pahit khas dark chocolate. Dipadu dengan sorbet mangga yang segar, rasa asam cremeux markisa, dan sedikit taburan snow coconut.
Masih banyak menu menarik lainnya dari Tanah Liat Restoran yang wajib dicoba para penikmat kuliner. Segera kunjungi restoran yang terletak di Renaissance Bali Nusa Dua Resort, Kawasan Pariwisata Lot SW 4-5. (tis/han)
Editor : Rosihan Anwar