Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

HEBOH! Diduga Alami Depresi Berat, PNS di Klungkung Tewas Gantung Diri

Didik Dwi Pratono • Selasa, 29 September 2020 | 03:15 WIB
heboh-diduga-alami-depresi-berat-pns-di-klungkung-tewas-gantung-diri
heboh-diduga-alami-depresi-berat-pns-di-klungkung-tewas-gantung-diri

SEMARAPURA-Diduga mengalami depresi berat, I Komang Wijaya, 37, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Klungkung, Senin (28/9) nekat mengakhiri hidup dengan cara tragis.


Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berdinas sebagai staf administrasi di Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan (LHP) Kabupaten Klungkung ini, nekat mengakhiri hidup dengan gantung diri.


Sontak, akibat aksi ulahpati yang dilakukan Wijaya membuat gempar warga sekitar.


Kapolsek Klungkung, Kompol I Nyoman Suparta saat dikonfirmasi membenarkan dengan kasus bunuh diri yang dilakukan salah satu ASN di lingkungan Pemkab Klungkung.


Dijelaskan, kronologi terungkapnya kasus gantung diri ini, berawal dari istri korban, Ni Luh Yulianti, 20, yang menginformasikan ke ayah korban, I Nyoman Suenten, 58, bahwa suaminya (Korban Komang Wijaya) tidak ada di rumah sekitar pukul 23.30 WITA.


Usai menerima informasi, saksi Suenten bersama Yulianti kemudian mencari Wijaya di sekitar tempat tinggalnya di Jalan Rama Kelurahan Semarapura Klod Kangin Klungkung.


“Istri korban (Saksi Ni Luh Yulianti) kemudian berinisiatif mencari Wijaya di bangunan rumah yang belum selesai dan berada di depan tempat tinggalnya dengan bantuan senter HP,” jelas AKP Suparta


Betapa terkejutnya, saat mencoba menyorotkan sinar senter HP, Yulianti menemukan suaminya (Korban Wijaya) sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan posisi leher tergantung dengan menggunakan kain motif batik.


Atas peristiwa itu, pihak keluarga korban langsung melapor ke Polres Klungkung.


“Dari pemeriksaan luar oleh unit Identifikasi Polres Klungkung tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh Wijaya. Rencana Wijaya akan dibawa ke rumah orang tuanya,” katanya.

Editor : Didik Dwi Pratono
#polres klungkung #abdi negara #depresi berat #ulah pati #polsek klungkung #asn #gantung diri